Logo Bloomberg Technoz

"Adapun penggeledahan oleh Polri terhadap sejumlah lokasi, hal tersebut merupakan proses yang berbeda dan menjadi kewenangan Polri," ujar Nas saat dihubungi Bloomberg Technoz, Kamis (09/07/2026). 

Nama Febrie Adriansyah tentunya kini menjadi sorotan publik. Sebab Jaksa senior yang kini menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) itu dikenal memiliki rekam jejak panjang di Korps Adhyaksa.

Mengutip dari berbagai sumber, Febrie lahir pada 19 Februari 1968. Pria kelahiran Jakarta ini pun diketahui banyak menghabiskan masa kecil hingga remajanya di Jambi. Hingga ia akhirnya menempuh pendidikan tinggi di Fakultas Hukum Universitas Jambi dan meraih gelar sajarnya pada tahun 1992. 

Adapun, dia melanjutkan pendidikan pascasarjana hingga meraih gelar doktor di bidang hukum dari Universitas Airlangga. 

Kariernya sebagai jaksa dimulai pada 1996 di Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Kerinci, Jambi. Di kantor tersebut, ia mengawali tugas sebagai jaksa dan kemudian dipercaya menjabat Kepala Seksi Intelijen sebelum dipromosikan ke sejumlah jabatan lain di lingkungan Kejaksaan. 

Seiring perjalanan kariernya, Febrie pernah menduduki berbagai posisi strategis di Korps Adhyaksa, antara lain Kepala Kejaksaan Negeri Bandung, Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, hingga Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur. 

Pada 29 Juli 2021, Febrie dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Jabatan tersebut diembannya sekitar lima bulan sebelum ia dipercaya menjadi Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) pada 5 Januari 2022. 

Adapun selama menjabat, Febrie diketahui pernah terlibat dalam penanganan berbagai perkara korupsi besar salah satunya kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya dan PT Asabri.

(ain)

No more pages