Logo Bloomberg Technoz

Sebagian Pejabat The Fed Sebut Ada Alasan Kerek Suku Bunga Juni

News
09 July 2026 06:20

Kevin Warsh ditunjuk Donald Trump sebagai gubernur baru Federal Reserve (The Fed). (Chris Ratcliffe/Bloomberg)
Kevin Warsh ditunjuk Donald Trump sebagai gubernur baru Federal Reserve (The Fed). (Chris Ratcliffe/Bloomberg)

Enda Curran — Bloomberg News 

Bloomberg, Sejumlah pejabat Federal Reserve (The Fed) dalam pertemuan kebijakan moneter terbaru mereka menilai terdapat alasan untuk menaikkan suku bunga. Namun, pada akhirnya mereka tetap mendukung keputusan mempertahankan suku bunga acuan.

Secara lebih luas, risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada 16–17 Juni yang dirilis Rabu menunjukkan meningkatnya kekhawatiran para pembuat kebijakan terhadap inflasi, sementara kekhawatiran terhadap kondisi pasar tenaga kerja sedikit mereda.


"Para peserta rapat secara umum menilai bahwa informasi yang diterima selama periode antarpertemuan menunjukkan risiko kenaikan terhadap stabilitas harga masih tetap tinggi, sementara risiko penurunan dalam pencapaian tingkat lapangan kerja maksimum telah sedikit berkurang," demikian bunyi risalah tersebut.

FOMC secara bulat memutuskan pada pertemuan Juni untuk mempertahankan suku bunga acuan federal funds rate di kisaran 3,5% hingga 3,75%, dalam pertemuan kebijakan pertama di bawah kepemimpinan Ketua The Fed Kevin Warsh.

Artikel Terkait