Logo Bloomberg Technoz

Harga minyak Brent naik 5,9%, mendorong penguatan saham-saham seperti Chevron Corp., Venture Global Inc., dan Diamondback Energy Inc.

"Untuk saat ini, kami menganggap ini sebagai pembalikan arah jangka pendek. Kami tidak memiliki informasi mengenai negosiasi yang berlangsung di balik layar, tetapi kami tetap berpandangan bahwa Presiden Trump berfokus mengakhiri konflik ini," tulis Kepala Strategi Ekuitas AS di Citigroup Global Markets Inc., Scott Chronert, dalam catatan riset pada Rabu.

"Namun, perubahan sentimen yang mendukung penguatan pasar secara lebih luas, terutama ketika saham-saham teknologi belakangan mulai kehilangan momentum, akan benar-benar diuji."

Sementara itu, ahli strategi pasar Ed Yardeni mengatakan runtuhnya gencatan senjata antara AS dan Iran berisiko memicu percepatan baru inflasi, yang pada akhirnya dapat memaksa Federal Reserve kembali menaikkan suku bunga.

Sejumlah pejabat The Fed dalam pertemuan kebijakan moneter terakhir mereka menyatakan terdapat alasan untuk menaikkan suku bunga, meskipun pada akhirnya mereka mendukung keputusan untuk mempertahankan suku bunga tetap.

Secara lebih luas, risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada 16–17 Juni yang dirilis Rabu menunjukkan meningkatnya kekhawatiran para pembuat kebijakan terhadap inflasi, sementara kekhawatiran mengenai pasar tenaga kerja sedikit mereda.

Pasar saham AS belakangan diwarnai pergerakan yang sangat fluktuatif, seiring investor bergantian memanfaatkan penurunan harga (buy the dip) dan mengurangi risiko (de-risking), di tengah pertanyaan mengenai seberapa lama reli saham semikonduktor dan emiten yang terkait dengan kecerdasan buatan (AI) masih dapat berlanjut.

Kabar positif mengenai laba perusahaan diperkirakan akan menopang pasar, dengan para analis memperkirakan musim laporan keuangan kuartal II bagi perusahaan-perusahaan anggota S&P 500 akan berlangsung kuat.

Di antara pergerakan saham individual, saham Bloom Energy Corp. memperpanjang penurunannya setelah Hunterbrook Media melaporkan bahwa afiliasinya, Hunterbrook Capital, mengambil posisi short pada saham tersebut. Saham Alcoa Corp. dan Vale SA juga ditutup melemah setelah analis Morgan Stanley, Carlos de Alba, menurunkan rekomendasinya karena memperkirakan pasar logam akan mengalami surplus dan harga yang lebih rendah. Sebaliknya, saham Dollar Tree Inc. menguat setelah analis di Raymond James dan Goldman Sachs menaikkan rekomendasi terhadap saham tersebut.

Saham DraftKings Inc. dan Flutter Entertainment Plc sempat melonjak ke level tertinggi intraday pada Rabu setelah Michael Burry—investor yang dikenal luas melalui buku dan film The Big Short—mengungkapkan dalam unggahan di Substack bahwa ia membeli saham kedua perusahaan tersebut.

Dalam perkembangan korporasi lainnya, Apple Inc., sebagai tindak lanjut atas komitmennya untuk meningkatkan belanja komponen buatan Amerika Serikat, mengatakan bahwa perluasan kerja samanya dengan Broadcom Inc. diperkirakan bernilai lebih dari US$30 miliar.

Sementara itu, OpenAI dijadwalkan merilis model kecerdasan buatan paling canggihnya secara luas pada Kamis sekaligus memperluas akses pratinjau (preview) ke pasar global, menurut keterangan perusahaan.

Di sisi lain, perusahaan antariksa Blue Origin LLC milik Jeff Bezos disebut tengah memulai putaran penggalangan dana eksternal pertamanya, menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut. Langkah itu diambil untuk memanfaatkan antusiasme investor yang meningkat setelah penawaran umum perdana (IPO) bersejarah dari pesaing utamanya, SpaceX.

(bbn)

No more pages