Logo Bloomberg Technoz

Di satu sisi, inflasi Negeri Paman Sam yang melonjak membuat kenaikan suku bunga acuan menjadi sulit terhindarkan. Namun di sisi lain, pasar tenaga kerja yang lesu membutuhkan dukungan agar tidak makin lemas.

“Investor belum bisa memastikan ke mana arah kebijakan moneter dalam waktu dekat. Namun risiko kenaikan suku bunga sepertinya masih menghantui pasar,” kata Ole Hansen, Head of Commodity Strategy di Saxo Bank A/S, seperti dikutip dari Bloomberg News.

Mengutip CME FedWatch, saat ini peluang kenaikan suku bunga acuan di Negeri Adidaya sebesar 25 basis poin (bps) ke 3,75-4% dalam rapat The Fed 29 Juli adalah 25,7%. Lebih rendah ketimbang posisi pekan lalu yakni 29,9%.

Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas jadi kurang menguntungkan saat suku bunga tinggi.

“Selama pasar masih melihat ada kemungkinan suku bunga acuan naik, maka potensi kenaikan harga emas menjadi terbatas. Rasanya pasar masih akan berkonsolidasi,” tambah Hansen.

Gold bangles on display a Chow Tai Fook Jewellery Group Ltd. store in Hong Kong. (Sumber: Lam Yik/Bloomberg)

Analisis Teknikal

Jadi bagaimana prediksi gerak harga emas untuk hari ini, Selasa (7/7/2026)? Apakah bakal turun lagi atau bisa bangkit berdiri?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas masih tersangkut di zona bearish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 46. 

RSI di bawah 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bearish. Namun RSI emas tidak terlampau jauh dari 50 sehingga bisa dibilang cenderung netral.

Sementara indikator Stochastic RSI 14 hari ada di 91. Sudah di atas 80 yang berarti tergolong jenuh beli (overbought).

Untuk perdagangan hari ini, harga emas sepertinya masih akan bergerak di rentang sempit. Target support terdekat ada di kisaran US$ 4.158-4.143/troy ons. Target paling pesimistis adalah US$ 4.141/toy ons.

Andai harga emas bisa naik, maka US$ 4.186/troy ons rasanya akan menjadi pivot point. Dari sini, harga berpotensi menguji resisten US$ 4.192-4.214/troy ons.

Target paling optimistis ada di US$ 4.226/troy ons.

(aji)

No more pages