Logo Bloomberg Technoz

Terindikasi Lakukan Manipulasi, BEI Sempat Soroti Pos Indonesia

Redaksi
04 July 2026 17:00

Warga mengantre pencairan BLT Kesra di Kantor Pos Indonesia, Fatmawati, Jakarta, Selasa (25/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga mengantre pencairan BLT Kesra di Kantor Pos Indonesia, Fatmawati, Jakarta, Selasa (25/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menemukan berbagai penyimpangan tata kelola, termasuk indikasi manipulasi laporan keuangan PT Pos Indonesia.

Meski belum mengungkap periode laporan keuangan yang diduga dimanipulasi, Pos Indonesia sempat beberapa kali mendapat perhatian dari Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pos Indonesia termasuk sebagai emiten, karena cukup rajin menerbitkan emisi obligasi. Sebagai emiten, Pos Indonesia memiliki kewajiban menyampaikan keterbukaan informasi ke BEI, meski intensitasnya tidak setinggi emiten saham.


Pada Agustus 2025, BEI sempat meminta penjelasan atas perubahan signifikan pada pos liabilitas dalam laporan keuangan konsolidasian PT Pos Indonesia.

Perubahan yang dimaksud adalah, total liabilitas per 30 Juni 2025 yang naik 32% menjadi Rp9,89 triliun dari sebelumnya Rp7,51 triliun per 31 Desember 2024.