Iran Ancam Balas AS-Israel Jika Ganggu Prosesi Pemakaman Khamenei
Redaksi
03 July 2026 07:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Seorang pejabat militer senior Iran melayangkan peringatan keras kepada Amerika Serikat (AS) dan Israel akan adanya "respons keras yang bakal mendatangkan penyesalan" jika kedua negara tersebut nekat menyerang Iran selama berlangsungnya rangkaian upacara pemakaman bagi mendiang pemimpin tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei.
Berdasarkan laporan media pemerintah setempat, Mayor Jenderal Ali Abdollahi, selaku komandan Markas Pusat Khatam al-Anbiya Iran di Teheran, menegaskan agar "para musuh Iran" menghindari segala bentuk "salah kalkulasi" sepanjang periode berkabung tersebut, yang dijadwalkan akan dimulai pada hari Sabtu (4/7).
"Kami memperingatkan para musuh dari Iran yang kuat… untuk menghindari salah kalkulasi apa pun dan untuk mempertimbangkan respons keras serta mendatangkan penyesalan dari putra-putra bangsa Iran di Angkatan Bersenjata terhadap setiap ancaman atau agresi," tegas Abdollahi dalam sebuah pernyataan resmi yang dipublikasikan melalui kanal Telegram kantor berita semi-pemerintah, Tasnim.
Otoritas Iran saat ini tengah mempersiapkan agenda upacara pemakaman untuk Ali Khamenei yang akan berlangsung dari tanggal 4 Juli hingga 9 Juli di sejumlah lokasi di wilayah Iran dan Irak. Rangkaian upacara ini digelar berselang beberapa bulan setelah gugurnya Khamenei akibat serangan udara pada hari pertama meletusnya perang AS-Israel melawan Iran pada 28 Februari lalu.
Prosesi pemakaman yang berlangsung selama beberapa hari ini dijadwalkan akan digelar di kota Teheran, Qom, dan Mashhad di Iran, serta melintasi wilayah Najaf dan Karbala di Irak. Skala perhelatan ini secara tidak langsung mengubah prosesi iring-iringan jenazah menjadi agenda besar berskala nasional sekaligus regional, lama setelah kematian sang pemimpin.
































