Jalur Tanker Selat Hormuz Pulih, Harga Minyak Bergerak Stabil
News
03 July 2026 07:10

Nicholas Lua - Bloomberg News
Bloomberg, Harga minyak mentah dunia bergerak stabil menyusul semakin lancarnya lalu lintas kapal tanker yang melewati Selat Hormuz. Kondisi tersebut menambah pasokan minyak di pasar global dalam jangka pendek.
Minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di kisaran US$68 per barel setelah sempat berfluktuasi pada sesi sebelumnya, sementara jenis Brent ditutup di bawah level US$72 per barel. Pada perdagangan hari Kamis, prompt spread (selisih harga kontrak berjangka bulan terdekat dengan bulan berikutnya) sempat berbalik ke posisi contango tipis—sebuah indikasi terjadinya kelebihan pasokan—untuk pertama kalinya sejak November lalu. Di sisi lain, volume ekspor minyak mentah Arab Saudi melonjak drastis hingga menyentuh angka 90% dari level sebelum perang, seiring dengan semakin banyaknya kapal tanker milik negara itu yang berhasil melintasi jalur perairan strategis tersebut.
Sepanjang pekan ini, pergerakan harga minyak terus mengalami penurunan akibat dampak positif dari rangkaian dialog yang berlangsung di Qatar antara pihak Amerika Serikat (AS) dan Iran. Negosiasi tersebut bertujuan untuk mengubah kesepakatan gencatan senjata sementara berdurasi 60 hari—yang membuka kembali Selat Hormuz sebagai penghubung negara-negara produsen minyak di Teluk Persia ke pasar global—menjadi sebuah perjanjian perdamaian yang permanen. Dalam sebuah wawancara bersama CNBC, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa pihak Iran telah menyetujui "hampir semua hal yang kami butuhkan" dalam proses negosiasi tersebut.
Pergerakan harga:
- Minyak mentah WTI untuk pengiriman Agustus naik 0,3% menjadi 68,46 dolar AS per barel pada pukul 06.01 waktu Singapura.
- Kontrak berjangka tidak akan ditutup pada Jumat karena libur nasional di Amerika Serikat. - Minyak mentah Brent untuk pengiriman September ditutup naik 0,3% menjadi 71,80 dolar AS per barel.































