Logo Bloomberg Technoz

Lonjakan Ekspor Dorong Laba Geely, Chairman Li Mengundurkan Diri

News
17 August 2026 17:20

Geely Coolray dipamerkan dalam ajang pameran otomotif GIIAS 2026 di ICE BSD, Tangerang, Rabu (29/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Geely Coolray dipamerkan dalam ajang pameran otomotif GIIAS 2026 di ICE BSD, Tangerang, Rabu (29/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg News

Bloomberg, Geely Automobile Holdings Ltd. melaporkan lonjakan laba pada kuartal kedua berkat ekspor yang kuat yang membantu perusahaan mengatasi lesunya permintaan di Tiongkok, serta mengumumkan perombakan jajaran eksekutif, termasuk pengunduran diri Li Shufu dari posisi ketua (chairman).

Li telah ditunjuk sebagai ketua kehormatan seumur hidup, yang memungkinkannya mencurahkan lebih banyak waktu untuk bisnis-bisnisnya yang lain serta membantu perencanaan suksesi, demikian pernyataan perusahaan pada hari Senin. Ia akan tetap menjabat sebagai ketua perusahaan induk, Zhejiang Geely Holding Group, yang mengindikasikan bahwa ia akan terus memantau kerajaan bisnis otomotifnya yang luas.


Pengumuman ini menyusul laporan keuangan yang menunjukkan laba bersih naik 36% menjadi 4,9 miliar yuan (US$727 juta atau setara sekitar Rp12,94 triliun) pada periode tiga bulan yang berakhir 30 Juni, sesuai dengan perkiraan analis. Saham Geely Auto ditutup naik 4,8% di Hong Kong.

Meskipun Geely Auto juga menjual kendaraan listrik murni dan hybrid, langkah perusahaan dalam membangun jaringan distribusi di luar negeri lebih lambat dibandingkan BYD, dan kini mereka baru mulai mengejar ketertinggalan tersebut.