Trump Setop Perpanjang USMCA, Pilih Model Evaluasi Tahunan
News
02 July 2026 10:10

Alicia Diaz - Bloomberg News
Bloomberg, Pemerintah Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk tidak memperpanjang perjanjian perdagangan multilateralnya dengan Kanada dan Meksiko. Washington lebih memilih untuk melakukan peninjauan tahunan terhadap pakta tersebut—sebuah keputusan yang berisiko meningkatkan ketidakpastian bagi perusahaan-perusahaan yang memproduksi barang di kawasan Amerika Utara.
Perjanjian AS-Meksiko-Kanada, atau yang dikenal sebagai USMCA, akan tetap berlaku selama satu dekade ke depan selama tidak ada satu pun negara yang memutuskan untuk keluar. Namun, keputusan untuk tidak memperpanjang masa berlakunya membuka peluang terjadinya negosiasi yang panjang dan berpotensi memicu perselisihan mengenai aturan rantai pasok regional serta tarif rendah yang selama ini menjadi penopang industri otomotif, pertanian, ritel, dan energi.
Pemerintahan Donald Trump "tidak siap begitu saja memperpanjang perjanjian ini," kata Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer dalam sebuah wawancara. "Kami menilai masih ada sejumlah persoalan mendasar."
Keputusan itu menjadi perubahan sikap yang cukup mengejutkan dari Trump. Pada 2020, ia mendorong lahirnya USMCA dan bahkan pernah menyebutnya sebagai "perjanjian dagang terbaik dan terpenting yang pernah dibuat." Namun, pada masa jabatan keduanya, Trump mulai bersikap kritis terhadap perjanjian tersebut karena USMCA melindungi sebagian besar perdagangan dari tarif yang ingin ia kenakan, serta dinilai tidak berhasil mengurangi defisit perdagangan AS dengan Meksiko dan Kanada.


























