Kemenkeu Bantah SAL di Himbara Tak Sejalan Upaya Jaga Rupiah
Mis Fransiska Dewi
29 June 2026 16:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Menteri Keuangan Juda Agung membantah bahwa kebijakan pemerintah meningkatkan uang beredar dengan kembali menempatkan likuiditas ke bank-bank milik negara tidak sejalan dengan upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Menurut Juda Agung, peningkatan likuiditas di Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara) bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
"Kita juga lihat apakah uang yang ada di perbankan itu digunakan untuk spekulasi atau tidak. Tidak kan?. pelemahan (rupiah) ini bukan karena ada spekulasi dan sebagainya," kata Juda Agung di Gedung DPR RI, Senin (29/6/2026).
Jadi, lanjut dia, penempatan likuiditas Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah ini berfungsi untuk menekan tingkat suku bunga perbankan agar tidak melonjak terlalu tinggi. Selain itu, perbankan juga jadi memiliki likuiditas untuk menyalurkan kredit kepada masyarakat.
"Karena demand-nya ada, permintaan kredit itu sebenarnya tinggi. Cuma kalau likuiditas terbatas kan tentu saja dampaknya adalah bank juga berhati-hati untuk menyalurkan," tutur Juda.





























