Logo Bloomberg Technoz

Pegadaian Perkuat Ekosistem Keuangan Lewat Kemitraan Pupuk Kaltim


(Dok. Pegadaian)
(Dok. Pegadaian)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Pegadaian (Persero) memperluas kolaborasi strategis dengan menggandeng PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berfokus pada penguatan sinergi bisnis lintas sektor. Kesepakatan tersebut ditandatangani di Kantor Pusat Pegadaian, Jakarta, pada Selasa, 24 Juni 2026.

Kerja sama yang mengusung tema "Sinergi untuk Mengemaskan Indonesia" ini menjadi langkah kedua perusahaan dalam membangun ekosistem bisnis yang saling mendukung sekaligus memperkuat literasi keuangan di lingkungan korporasi. Nota Kesepahaman tersebut berlaku selama tiga tahun hingga 24 Juni 2029.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Direktur Pemasaran, Penjualan dan Pengembangan Produk PT Pegadaian (Persero), Selfie Dewiyanti, bersama Direktur Keuangan dan Umum PT Pupuk Kalimantan Timur, Qomaruzzaman. Kedua perusahaan sepakat memanfaatkan kekuatan masing masing untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi karyawan maupun pengembangan bisnis.

Kolaborasi ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan finansial para karyawan Pupuk Kaltim melalui berbagai program edukasi keuangan dan penyediaan akses terhadap produk investasi maupun pembiayaan yang dimiliki Pegadaian.

Selain mendorong peningkatan literasi keuangan, kerja sama tersebut juga diarahkan untuk membangun budaya investasi yang sehat di kalangan pekerja. Langkah itu dinilai sejalan dengan program inklusi keuangan nasional yang terus didorong pemerintah agar semakin banyak masyarakat memiliki akses terhadap layanan keuangan formal.

Pegadaian melihat sektor industri manufaktur dan petrokimia memiliki potensi besar dalam pengembangan layanan investasi berbasis emas. Karena itu, perusahaan ingin memperluas pemanfaatan berbagai instrumen investasi yang aman sekaligus mudah dijangkau oleh para pekerja.

Direktur Pemasaran, Penjualan dan Pengembangan Produk PT Pegadaian (Persero), Selfie Dewiyanti, mengatakan kemitraan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung masyarakat memiliki ketahanan finansial melalui pengelolaan aset yang lebih baik.

"Kami sangat menyambut baik kemitraan strategis dengan Pupuk Kaltim ini sebagai wujud nyata dari misi besar kami dalam mengEMASkan Indonesia. Melalui program literasi keuangan terstruktur dan penyediaan berbagai pilihan fasilitas pengelolaan keuangan pribadi, kami berharap seluruh karyawan Pupuk Kaltim dapat merencanakan masa depan finansial mereka secara lebih bijak. Kami telah menyiapkan berbagai skema yang sangat kompetitif, mulai dari produk investasi Tabungan Emas hingga ragam fasilitas pembiayaan produktif yang dapat diakses dengan mudah oleh para karyawan," ujar Selfie.

Kolaborasi Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan

Dalam implementasinya, Pegadaian akan menghadirkan berbagai program edukasi finansial yang dirancang secara terstruktur bagi seluruh karyawan Pupuk Kaltim. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, investasi, hingga pentingnya perencanaan finansial jangka panjang.

Selain edukasi, para karyawan juga akan memperoleh akses yang lebih mudah terhadap berbagai layanan keuangan Pegadaian. Mulai dari investasi emas melalui Tabungan Emas, hingga berbagai fasilitas pembiayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan pekerja.

Investasi emas dipilih sebagai salah satu instrumen utama karena dinilai mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang. Di tengah dinamika ekonomi global, emas masih menjadi salah satu pilihan investasi yang relatif stabil sebagai pelindung nilai terhadap inflasi.

Pegadaian juga menyediakan berbagai alternatif pembiayaan produktif yang dapat dimanfaatkan oleh karyawan untuk mendukung kebutuhan finansial tanpa harus bergantung pada layanan keuangan yang tidak resmi.

Direktur Keuangan dan Umum PT Pupuk Kalimantan Timur, Qomaruzzaman, menilai peningkatan literasi keuangan merupakan faktor penting dalam menjaga kesejahteraan karyawan sekaligus mendukung produktivitas perusahaan.

Menurutnya, pemahaman yang baik mengenai pengelolaan keuangan akan membantu para pekerja terhindar dari berbagai praktik investasi ilegal maupun pinjaman yang berisiko tinggi. Oleh karena itu, kemitraan dengan Pegadaian dipandang sebagai solusi yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh karyawan.

Kerja sama tersebut juga membuka peluang integrasi layanan yang lebih luas di masa mendatang. Kedua perusahaan sepakat untuk terus mengeksplorasi berbagai potensi kolaborasi yang dapat memberikan nilai tambah bagi masing masing institusi.

Bagi Pegadaian, sinergi ini menjadi bagian dari strategi memperluas jangkauan layanan ke sektor korporasi. Perusahaan ingin memastikan produk investasi dan pembiayaan dapat dimanfaatkan oleh lebih banyak pekerja di berbagai sektor industri nasional.

Sebagai perusahaan yang telah berdiri sejak 1 April 1901, Pegadaian kini tidak hanya dikenal sebagai perusahaan gadai. Transformasi bisnis yang dilakukan membuat perusahaan berkembang menjadi lembaga keuangan inklusif dengan berbagai layanan investasi, pembiayaan, dan pengelolaan aset.

Sejak bergabung dalam Holding Ultra Mikro bersama BRI dan Permodalan Nasional Madani (PNM) pada 2021, Pegadaian semakin aktif memperluas akses layanan keuangan kepada masyarakat sekaligus mendukung pelaku usaha mikro agar dapat berkembang.

Perusahaan juga memperkuat posisinya sebagai pelopor layanan Bank Emas di Indonesia setelah memperoleh izin kegiatan usaha bulion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Desember 2024.

Melalui izin tersebut, Pegadaian dapat menghadirkan berbagai layanan berbasis emas, mulai dari Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi hingga Perdagangan Emas.

Selain layanan Bank Emas, masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai produk investasi seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, dan Arisan Emas. Di bidang pembiayaan, Pegadaian menyediakan layanan pembiayaan haji dan umrah, kredit mikro, kredit kendaraan, hingga Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah.

Seluruh layanan tersebut dapat diakses melalui jaringan outlet Pegadaian, Agen Pegadaian, maupun aplikasi digital Tring! by Pegadaian yang menjadi bagian dari transformasi digital perusahaan.

Ke depan, Pegadaian dan Pupuk Kalimantan Timur berkomitmen memperkuat sinergi yang telah dibangun. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menghasilkan manfaat ekonomi bagi kedua perusahaan, tetapi juga menjadi contoh kemitraan antarkorporasi nasional dalam mempercepat literasi keuangan, memperluas inklusi keuangan, serta mendukung terciptanya masyarakat Indonesia yang semakin cakap mengelola keuangan dan memiliki ketahanan finansial yang lebih kuat.