Logo Bloomberg Technoz

Kondisi Venzuela Usai Gempa, Korban Jiwa Capai 188 Orang

Redaksi
26 June 2026 08:33

Kendaraan tertimpa puing bangunan yang runtuh di lingkungan Los Palos Grandes setelah gempa bumi di Caracas, Venezuela, Rabu (24/6/2026). (Bloomberg)

Kendaraan tertimpa puing bangunan yang runtuh di lingkungan Los Palos Grandes setelah gempa bumi di Caracas, Venezuela, Rabu (24/6/2026). (Bloomberg)

Venezuela dilanda salah satu gempa bumi terbesar dalam sejarahnya pada Rabu malam. (Bloomberg)

Venezuela dilanda salah satu gempa bumi terbesar dalam sejarahnya pada Rabu malam. (Bloomberg)

Di lingkungan Palos Grandes di Caracas timur, warga berusaha keras menyelamatkan orang-orang yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan. (Bloomberg)

Di lingkungan Palos Grandes di Caracas timur, warga berusaha keras menyelamatkan orang-orang yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan. (Bloomberg)

Pemerintah Venezuela mengumumkan status darurat nasional setelah dua gempa bumi besar. (Bloomberg)

Pemerintah Venezuela mengumumkan status darurat nasional setelah dua gempa bumi besar. (Bloomberg)

Hingga Kamis (25/6) siang, otoritas setempat mengonfirmasi bencana alam ini telah menewaskan setidaknya 188 orang dan melukai lebih dari 1.500 orang.

Hingga Kamis (25/6) siang, otoritas setempat mengonfirmasi bencana alam ini telah menewaskan setidaknya 188 orang dan melukai lebih dari 1.500 orang.

Selain itu, hampir 3.000 keluarga terdampak dan sebanyak 157 orang masih dinyatakan hilang. (Fotografer: Bloomberg)

Selain itu, hampir 3.000 keluarga terdampak dan sebanyak 157 orang masih dinyatakan hilang. (Fotografer: Bloomberg)

Keluarga-keluarga yang ketakutan tetap berada di jalanan saat ibu kota dilanda gempa susulan. (Fotografer: Bloomberg)

Keluarga-keluarga yang ketakutan tetap berada di jalanan saat ibu kota dilanda gempa susulan. (Fotografer: Bloomberg)

Kendaraan tertimpa puing bangunan yang runtuh di lingkungan Los Palos Grandes setelah gempa bumi di Caracas, Venezuela, Rabu (24/6/2026). (Bloomberg)
Venezuela dilanda salah satu gempa bumi terbesar dalam sejarahnya pada Rabu malam. (Bloomberg)
Di lingkungan Palos Grandes di Caracas timur, warga berusaha keras menyelamatkan orang-orang yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan. (Bloomberg)
Pemerintah Venezuela mengumumkan status darurat nasional setelah dua gempa bumi besar. (Bloomberg)
Hingga Kamis (25/6) siang, otoritas setempat mengonfirmasi bencana alam ini telah menewaskan setidaknya 188 orang dan melukai lebih dari 1.500 orang.
Selain itu, hampir 3.000 keluarga terdampak dan sebanyak 157 orang masih dinyatakan hilang. (Fotografer: Bloomberg)
Keluarga-keluarga yang ketakutan tetap berada di jalanan saat ibu kota dilanda gempa susulan. (Fotografer: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Korban tewas akibat gempa bumi beruntun yang mengguncang wilayah barat ibu kota Venezuela pada Rabu (24/6) malam terus bertambah. Dua gempa besar tersebut merobohkan ratusan bangunan serta menyebabkan kerusakan parah pada bandara internasional utama negara tersebut.

Hingga Kamis (25/6) siang, otoritas setempat mengonfirmasi bencana alam ini telah menewaskan setidaknya 188 orang dan melukai lebih dari 1.500 orang. Krisis ini memperberat kondisi Venezuela yang kapasitas tanggap daruratnya telah melemah akibat krisis politik dan ekonomi selama bertahun-tahun. Selain itu, hampir 3.000 keluarga terdampak dan sebanyak 157 orang masih dinyatakan hilang.

Berdasarkan data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang pada Rabu malam dan kurang dari satu menit kemudian disusul gempa berkekuatan magnitudo 7,5. Pusat kedua gempa berada di barat laut kota industri Valencia, di negara bagian Yaracuy. Dua gempa besar itu berdampak pada setidaknya enam negara bagian di Venezuela.

Sejumlah wilayah masih mengalami gangguan pasokan listrik, air, dan gas di tengah gempa susulan yang terus terjadi. Meski demikian, fasilitas minyak Venezuela dilaporkan tetap beroperasi secara normal, meskipun salah satu terminal pemuatan minyak yang berada dekat pusat gempa mengalami kerusakan.

(red)