Logo Bloomberg Technoz

Gerakan 2.000 Pohon, Pegadaian Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan


(Dok. Pegadaian)
(Dok. Pegadaian)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Pegadaian (Persero) Area Samarinda kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan berpartisipasi dalam Program 2.000 Pohon untuk Kalimantan Timur. Kegiatan yang berlangsung di Desa Budaya Pampang, Samarinda, pada 7 Juni 2026 itu menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang terus dijalankan perusahaan.

Program penghijauan tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan. Mulai dari pemerintah, dunia usaha, komunitas, akademisi hingga generasi muda turut ambil bagian dalam upaya menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Keterlibatan Pegadaian dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada sektor bisnis dan layanan keuangan. Perseroan juga aktif mendukung berbagai inisiatif yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan hidup.

Program 2.000 Pohon untuk Kalimantan Timur merupakan hasil kolaborasi sejumlah pihak, antara lain Gerbangtara, Enable Project, World Cleanup Day (WCD) Kalimantan Timur, pemerintah daerah, sektor swasta, kalangan akademisi, serta masyarakat.

Kolaborasi lintas sektor tersebut menunjukkan semakin kuatnya kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Penanaman pohon dipandang sebagai salah satu langkah konkret yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi keberlangsungan ekosistem.

Kegiatan ini juga mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Timur.

Keikutsertaan berbagai pihak dalam kegiatan ini memperlihatkan bahwa isu lingkungan tidak lagi menjadi tanggung jawab satu kelompok tertentu. Sebaliknya, diperlukan keterlibatan semua elemen untuk menciptakan perubahan yang nyata dan berkelanjutan.

Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Samarinda, Andika Dwi Prastyo, mengatakan bahwa kegiatan penanaman pohon merupakan bentuk aksi nyata yang memberikan manfaat besar bagi masa depan lingkungan.

"Melalui kegiatan ini, kami bersama berbagai pihak melakukan aksi nyata untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup," kata Andika saat ditemui, Rabu (24/6/2026).

Menurut Andika, tantangan lingkungan yang dihadapi saat ini tidak dapat diselesaikan secara sendiri-sendiri. Oleh karena itu, kolaborasi menjadi faktor penting untuk memperluas dampak positif dari setiap program pelestarian alam.

Ia menilai keterlibatan berbagai pihak dalam Program 2.000 Pohon untuk Kalimantan Timur menjadi contoh nyata bagaimana sinergi dapat menghasilkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan.

"Program ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, komunitas, dan generasi muda mampu menghasilkan dampak positif bagi lingkungan," ujarnya.

Andika juga memberikan apresiasi kepada generasi muda Kalimantan Timur yang menjadi penggerak utama dalam kegiatan penghijauan tersebut. Menurutnya, semangat anak muda menjadi modal penting dalam membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan.

"Kami mengapresiasi semangat anak-anak muda Kalimantan Timur yang menjadi motor penggerak kegiatan ini," tuturnya.

Kolaborasi Lingkungan untuk Masa Depan Berkelanjutan

(Dok. Pegadaian)

Lebih lanjut, Andika berharap gerakan penghijauan tidak berhenti pada kegiatan simbolis semata. Ia menginginkan penanaman pohon menjadi bagian dari budaya masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

"Kami berharap gerakan penanaman pohon ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan," ucapnya.

Menurutnya, keberhasilan program lingkungan tidak hanya diukur dari jumlah pohon yang ditanam. Yang lebih penting adalah bagaimana masyarakat terus menjaga dan merawat pohon tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Partisipasi Pegadaian dalam program ini juga sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip ESG. Berbagai program sosial, pemberdayaan masyarakat, literasi keuangan, hingga kegiatan berbasis lingkungan terus dikembangkan sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan.

Selain menghadirkan layanan keuangan yang inklusif, Pegadaian berupaya menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mendukung pembangunan yang lebih seimbang.

Melalui Program 2.000 Pohon untuk Kalimantan Timur, Pegadaian berharap dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan nyaman bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya menjaga ekosistem.

Andika menegaskan bahwa kolaborasi yang terbentuk dalam kegiatan tersebut diharapkan mampu menginspirasi lebih banyak pihak untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan.

"Kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut mengambil peran dalam menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan generasi mendatang," pungkas Andika.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan, Rinaldi Lubis, menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan dalam Program 2.000 Pohon merupakan bagian dari komitmen Pegadaian untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Menurut Rinaldi, perusahaan memiliki tanggung jawab yang tidak hanya terbatas pada pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pegadaian juga berkewajiban memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan.

"Pegadaian tidak hanya berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui layanan keuangan yang inklusif, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan. Partisipasi dalam Program 2.000 Pohon ini merupakan bagian dari upaya kami menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan," ujar Rinaldi.

Ia menambahkan bahwa isu lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi berbagai pihak agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan.

Menurutnya, kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan yang terus berkembang.

"Kami percaya bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, akademisi, dan masyarakat merupakan kunci dalam menghadapi tantangan lingkungan saat ini. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa setiap langkah kecil, seperti menanam pohon, memiliki kontribusi besar bagi masa depan bumi yang lebih hijau dan lestari," tambahnya.

Rinaldi menegaskan Pegadaian akan terus mendukung berbagai program yang sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan. Perusahaan berkomitmen menghadirkan inisiatif yang memberikan nilai tambah bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui keterlibatan aktif dalam Program 2.000 Pohon untuk Kalimantan Timur, Pegadaian menunjukkan bahwa kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan dengan pengembangan bisnis. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mewujudkan masa depan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.