Harga Minyak Naik di Tengah Ketidakpastian di Selat Hormuz
News
26 June 2026 06:00

Yongchang Chin - Bloomberg News
Bloomberg, Harga minyak mempertahankan kenaikannya seiring para pelaku pasar menilai prospek pembukaan kembali Selat Hormuz setelah sebuah kapal kargo diserang di jalur pelayaran tersebut.
Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di atas US$71 per barel setelah melonjak lebih dari 2% pada Kamis, mencatat kenaikan pertama dalam lima hari. Sementara itu, Brent kembali menguat hingga ditutup mendekati US$75 per barel, setelah sebelumnya sempat menghapus seluruh kenaikan yang dipicu perang pada sesi perdagangan tersebut. Kapal itu terkena proyektil yang belum diketahui asalnya ketika sedang berlayar di tenggara Oman.
Sebelumnya, kapal-kapal telah kembali melintasi jalur pelayaran strategis tersebut secara terbuka setelah tercapai kemajuan awal menuju kesepakatan permanen untuk mengakhiri perang, sehingga berpotensi menambah jutaan barel pasokan ke pasar minyak global.
Perundingan lanjutan antara Amerika Serikat dan Iran mengenai berbagai isu, termasuk kebijakan nuklir, diperkirakan akan berlangsung panjang. Namun, kontrak berjangka minyak telah turun tajam dalam beberapa waktu terakhir dan masih berada di jalur untuk mencatat penurunan mingguan ketiga berturut-turut.






























