Logo Bloomberg Technoz

Tiga Saham Baru Masuk Daftar HSC, DSSA & BREN Mulai Distribusi

Nyoman Ary Wahyudi
11 August 2026 11:40

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/5/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) menambahkan tiga saham baru ke dalam daftar Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC). 

Adapun, ketiga saham baru yang masuk ke dalam daftar HSC di antaranya PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR), PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) dan PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP).

Ketiga saham itu masuk dalam perhitungan saham terkonsentrasi bursa pada awal bulan ini. Dengan demikian, total saham HSC kini menjadi 54 emiten.


Sejumlah emiten dengan kapitalisasi pasar jumbo yang masuk ke dalam daftar ini di antaranya DSSA, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT DCI Indonesia Tbk (DCII), PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) hingga PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR).

Selepas HSC diperkenalkan April 2026, hanya saham PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) yang telah keluar dari daftar saham terkonsentrasi itu. Sementara itu, sebagian besar saham HSC lainnya belum mampu keluar dari perhitungungan ini.