Logo Bloomberg Technoz

Berikut 10 saham dengan angka net buy tertinggi yang paling jadi incaran oleh investor asing sepanjang perdagangan kemarin:

  1. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp219,49 miliar
  2. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp39,13 miliar
  3. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp17,45 miliar
  4. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp13,24 miliar
  5. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp8,74 miliar
  6. PT Perusahaan Rokok Tjap Gudang Garam Tbk (GGRM) Rp7,7 miliar
  7. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp6,54 miliar
  8. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) Rp6,21 miliar
  9. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp4,55 miliar
  10. PT Timah Tbk (TINS) Rp3,58 miliar

MSCI dan Arah Investor Asing

Melansir Mirae Asset Sekuritas Indonesia dalam catatan hariannya, hasil MSCI Annual Market Classification Review yang dirilis memang masih mempertahankan Indonesia di kelas Emerging Markets.

“Namun, MSCI memberikan catatan keras mengenai transparansi free float dan indikasi praktik perdagangan yang terkoordinasi,” tulis riset Mirae Asset.

Jika tidak ada perbaikan signifikan hingga November 2026, lanjut Mirae Asset, maka MSCI membuka peluang menurunkan status Indonesia menjadi Frontier Markets. Dalam pengumuman terbarunya, MSCI menunda hingga memperpanjang tinjauan terhadap pasar saham Tanah Air, dengan alasan membutuhkan lebih banyak waktu untuk melihat apakah reformasi transparansi berlangsung efektif.

Phintraco Sekuritas turut menuturkan, MSCI masih akan memonitor konsistensi dan efektivitas pelaksanaan reformasi pasar modal Indonesia yang telah dilakukan oleh otoritas. Hal ini direspons negatif oleh investor, di tengah minimnya katalis positif di pasar.

(fad/aji)

No more pages