Logo Bloomberg Technoz

Di sisi lain, koreksi harga minyak dinilai dapat menjadi faktor penahan tekanan karena berpotensi mengurangi beban defisit APBN.

Pelaku pasar juga mencermati rencana konsolidasi BUMN logistik melalui penggabungan sembilan entitas ke dalam PT Multi Terminal Indonesia (MTI) mulai 1 Juli 2026, serta penurunan peringkat daya saing Indonesia dalam IMD World Competitiveness Ranking 2026 dari posisi 40 menjadi 48.

Sementara itu, analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova menyebut IHSG kini makin dekat dengan area support penting. Ivan mengatakan, peluang rebound masih terbuka selama level tersebut bertahan. 

“Ada potensi untuk segera rebound apabila IHSG tidak menembus di bawah 5722. Sebaliknya, tekanan dapat berlanjut menuju 5.472 jika level 5.722 ditembus,” kata Ivan.

Ivan memetakan level support IHSG di 5.847, 5.722, 5.472, dan 5.314. Sementara resisten berada di 6.121, 6.294, 6.545, 6.835 hingga 7.207.

(cpa/naw)

No more pages