Bipolar: Gejala, Jenis, Penyebab, Cara Diagnosis, dan Perawatan
Referensi
24 June 2026 20:03

Bloomberg Technoz, Jakarta - Gangguan bipolar merupakan salah satu kondisi kesehatan mental yang ditandai oleh perubahan suasana hati secara ekstrem. Penderitanya dapat mengalami fase emosi yang sangat tinggi atau manik, kemudian berganti ke fase depresi yang ditandai perasaan sedih, kehilangan energi, hingga hilangnya minat terhadap berbagai aktivitas.
Perubahan suasana hati tersebut tidak sekadar naik-turun emosi biasa. Pada beberapa kasus, gangguan bipolar dapat memengaruhi hubungan sosial, pekerjaan, pendidikan, hingga kemampuan seseorang menjalani aktivitas sehari-hari.
Meski termasuk gangguan mental yang cukup umum, bipolar sering kali terlambat terdiagnosis karena gejalanya dapat menyerupai kondisi psikologis lain atau bahkan tidak disadari oleh penderitanya sendiri.
Gejala Bipolar
Gangguan bipolar umumnya ditandai oleh dua fase utama, yaitu fase manik atau hipomanik dan fase depresi.
Pada fase manik atau hipomanik, seseorang dapat mengalami:
-
Energi yang meningkat secara berlebihan.
-
Rasa percaya diri yang sangat tinggi.
-
Berbicara lebih cepat dari biasanya.
-
Sulit tidur tetapi tidak merasa lelah.
-
Memiliki banyak ide atau pikiran yang muncul secara bersamaan.
-
Mudah terdistraksi.
-
Mengambil keputusan impulsif atau berisiko.
-
Mudah marah atau tersinggung.
























