Logo Bloomberg Technoz

Bursa Saham Asia Rebound, Indeks Kospi Melesat Tajam

News
24 June 2026 08:40

Ilustrasi bursa Asia. (Dok: Bloomberg)
Ilustrasi bursa Asia. (Dok: Bloomberg)

Shikhar Balwani - Bloomberg News

Bloomberg, Bursa saham di Asia mencatatkan pemulihan moderat pada perdagangan Rabu (24/6) pagi. Pergerakan ini menghentikan kepanikan setelah aksi jual yang melanda sektor teknologi global pada hari Selasa, yang sempat memicu kekhawatiran bahwa reli saham berbasis kecerdasan buatan (AI) sudah bergerak terlalu cepat dan jenuh beli.

Indeks MSCI Asia Pacific naik hampir 1% pada awal perdagangan setelah merosot 3,6% pada Selasa, penurunan terbesar sejak awal Maret. Indeks Kospi yang didominasi saham perusahaan cip melonjak sekitar 4% setelah anjlok 10% pada sesi sebelumnya. Saham Samsung Electronics Co melesat 10%, hampir menghapus seluruh kerugian pada Selasa, didukung laporan bahwa perusahaan tersebut kemungkinan akan mengumumkan program pembelian kembali saham (buyback). Kontrak berjangka saham AS juga menguat setelah Nasdaq 100 merosot 3,3% dan S&P 500 turun 1,4%.


Kondisi pasar yang bergejolak ini membuat perhatian investor tertuju pada laporan keuangan Micron Technology Inc yang akan dirilis Rabu. Hasil tersebut diperkirakan menjadi petunjuk penting mengenai apakah permintaan terhadap infrastruktur AI masih cukup kuat untuk menopang reli pasar tahun ini. Strategis senior Louis Navellier menyebut laporan tersebut akan menjadi penutup dari musim laporan keuangan yang "luar biasa". Saham Micron turun 13% pada Selasa, namun masih mencatat kenaikan lebih dari 250% sepanjang 2026.

"Terlepas dari apakah pasar akan kembali menguat dalam jangka pendek atau tidak, kami masih melihat risiko penurunan untuk sektor teknologi dan AI dalam jangka menengah," kata Kepala Analis Teknikal BTIG LLC, Jonathan Krinsky. Ia memperkirakan saham-saham semikonduktor masih berpotensi turun tambahan 10% hingga 15%.

Pergerakan saham teknologi AS. (Sumber: Bloomberg)