Pabrik Gas Qatar Meledak, 54 Pekerja Luka dan 18 Hilang
News
22 June 2026 11:40

Stephen Stapczynski - Bloomberg News
Bloomberg, Otoritas Qatar menyatakan sebuah insiden fatal terjadi saat proses aktivasi kembali (startup) kompleks industri Ras Laffan. Insiden tersebut memicu ledakan hebat yang melukai puluhan pekerja di lokasi kejadian.
Menurut keterangan resmi dari pihak operator, QatarEnergy, ledakan yang diikuti kebakaran besar tersebut menghantam fasilitas pasokan gas domestik Barzan pada hari Minggu (21/6). Kementerian Dalam Negeri Qatar melalui sebuah unggahan daring mengatakan bahwa sebanyak 54 orang mengalami luka-luka akibat ledakan tersebut, sementara 18 orang lainnya dilaporkan hilang.
Pabrik gas Barzan merupakan hulu penting yang memasok energi bagi industri domestik dan pembangkit listrik di Qatar. Hingga saat ini, belum dapat dipastikan apakah kerusakan pada fasilitas tersebut akan turut mengganggu produksi Gas Alam Cair (LNG) negara itu.
Sebagai catatan, Qatar merupakan eksportir LNG terbesar kedua di dunia sebelum perang pecah. Namun, negara tersebut terpaksa menghentikan total produksi bahan bakar super-dingin itu di awal konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, menyusul serangkaian serangan yang menghantam fasilitas energinya serta penutupan Selat Hormuz.





























