Logo Bloomberg Technoz

Alasan Norwegia Larang Anak SD Pakai AI

Redaksi
22 June 2026 10:58

Akses media sosial oleh pengguna anak-anak dan remaja dibatasi. (ilustrasi: Bloomberg)
Akses media sosial oleh pengguna anak-anak dan remaja dibatasi. (ilustrasi: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Upaya membatasi akses ke internet untuk anak-anak tidak hanya sebatas media sosial, Norwegia kini menambahkan aturan bahwa mereka berusia belia dilarang mengakses platform AI generatif, dilaporkan Reuters seperti dikutip Senin (22/6/2026).

Perdana Menteri Norwegia  Jonas Gahr Støre menjelaskan, ada risiko penggunaan AI, yakni melewatkan tahap-tahap penting dalam pendidikan mereka. Penekanan Støre bahwa “hal terpenting di sekolah adalah agar anak-anak kita belajar membaca, menulis, dan berhitung.”

Aturan yang berlaku mulai berlaku akhir Agustus ini terbagi dalam dua kelompok. Mereka yang berusia 6–13 tahun tidak boleh menggunakan AI di sekolah, sementara itu mereka dengan rentang 14–16 tahun hanya bisa mengakses dengan pengawasan langsung oleh guru.


Sementara itu, mereka dengan batas usia 17—19 tahun bisa belajar bersama AI secara lebih bijak dengan tujuan mempersiapkan diri ke jenjang berikutnya, baik pendidikan tinggi atau dunia kerja.

Pemerintah Norwegia bahkan merencanakan lahirnya undang-undang yang mendorong kembali penggunaan buku di ruang kelas. Norwegia sebelumnya sudah mengadopsi penggunaan komputer di kelas pada dekade 90-an, disusul perangkat tablet mulai tahun 2010.