Logo Bloomberg Technoz

Negara yang terletak di kawasan Teluk Persia ini sebenarnya tengah berupaya keras untuk mengoperasikan kembali Ras Laffan, yang merupakan kompleks ekspor LNG terbesar di dunia. Pasar energi global saat ini tengah memantau ketat proses pemulihan fasilitas tersebut, karena percepatan operasional Ras Laffan diyakini dapat menjinakkan lonjakan harga gas dunia.

Ketegangan antara AS dan Iran sempat mendorong harga gas alam Belanda—yang menjadi salah satu acuan internasional—menguat pada awal perdagangan Senin. Qatar menargetkan dapat memulihkan sekitar 80% kapasitas produksi di Ras Laffan dalam waktu dua bulan setelah Selat Hormuz kembali dibuka secara aman.

(bbn)

No more pages