Logo Bloomberg Technoz

PTBA Sudah Pasok 8,1 Juta Ton Batu Bara DMO, 48% dari Target 2026

Azura Yumna Ramadani Purnama
22 June 2026 12:00

Pekerja memeriksa batu bara di tambang batu bara terbuka PT Bukit Asam di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, Kamis (7/7/2011). (Dadang Tri/Bloomberg)
Pekerja memeriksa batu bara di tambang batu bara terbuka PT Bukit Asam di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, Kamis (7/7/2011). (Dadang Tri/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Bukit Asam (Persero) Tbk. atau PTBA telah menyalurkan batu bara untuk program wajib pasok domestik atau domestic market obligation (DMO) sebanyak 8,1 juta ton per Mei 2026 atau sekitar 47,64% dari total penugasan sepanjang tahun ini sebesar 17 juta ton.

Corporate Secretary PTBA Eko Prayitno mengungkapkan realisasi pengiriman batu bara DMO lebih tinggi dari target yang ditetapkan per Mei 2026 sebesar 42%.

“Dari total target penugasan DMO ke PTBA sebesar 17 juta ton untuk sepanjang tahun ini, PTBA telah menunjukkan kinerja yang positif dengan realisasi pengiriman telah mencapai 48% sampai dengan periode Mei 2026,” kata Eko kepada Bloomberg Technoz, Senin (22/6/2026).


Dia menambahkan alokasi target DMO disesuaikan dengan rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) yang disetujui Kementerian ESDM, dengan porsi terbesar dialokasikan untuk pembangkit PLN.

“Untuk tahun ini, alokasi target DMO kami disesuaikan dengan RKAB yang telah disetujui oleh Kementerian ESDM, dengan porsi terbesar dialokasikan langsung untuk memenuhi rantai pasok PLTU milik PLN serta IPP [independent power producer] yang menyokong kelistrikan nasional,” tegas Eko.

Kegiatan pertambangan PT Bukit Asam Tbk. (dok. PTBA)