"Apabila pemadaman listrik terus terjadi tanpa adanya perbaikan sistemik, peningkatan kualitas pelayanan, dan pemenuhan hak konsumen, YLKI siap mengambil langkah hukum untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat pengguna listrik," tutur dia.
Secara paralel, YLKI mendorong langkah pemerintah untuk diversifikasi energi, seperti memperkuat energi baru terbarukan, termasuk wacana pembangunan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hingga 100 GW.
"Diversifikasi energi harus diarahkan untuk memperkuat posisi konsumen, menciptakan kemandirian energi, sekaligus meningkatkan ketahanan sistem kelistrikan nasional."
Belakangan, PLN menerapkan pemadaman bergilir di sebagian wilayah Pulau Jawa yang disebabkan karena gangguan teknis pada dua pembangkit listrik besar dalam negeri.
Pemadaman terjadi di sebagian wilayah Pulau Jawa seperti Cirebon-Depok, Jawa Barat, Tangerang Selatan, hingga Semarang, Jawa Tengah secara bergilir dengan waktu beberapa jam.
(ibn/del)
























