Logo Bloomberg Technoz

Selain itu, BI menyebut kapasitas pembiayaan perbankan saat ini masih memadai tecermin pada rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) sebesar 24,74% dan DPK yang masih tumbuh tinggi sebesar 13,47% (yoy) pada Mei 2026.

Selain itu, perkembangan suku bunga perbankan diharapkan juga mendukung prospek kredit, dimana pada Mei 2026 suku bunga kredit tercatat sebesar 8,72% dan suku bunga deposito 1 bulan sebesar 4,26%. 

Sementara itu, Perry menyebut bahwa ketahanan perbankan tetap kuat untuk memitigasi risiko dampak dari perang di Timur Tengah. 

“Perkembangan ini ditandai dengan likuditas yang memadai, kapasitas permodalan yang terjaga pada level tinggi, dan risiko kredit yang terjaga rendah,” kata Perry.

Ia juga menyebut, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan pada April 2026 tercatat tinggi sebesar 23,97%, yang tergolong kuat dalam menyerap risiko dan mendukung pertumbuhan kredit.

Rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) perbankan secara agregat tetap rendah sebesar 2,17% (bruto) dan 0,84% (neto) pada April 2026.

Hasil stress test Bank Indonesia menunjukkan ketahanan perbankan tetap kuat dalam menghadapi berbagai risiko, termasuk dampak rambatan berlanjutnya perang di Timur Tengah, ditopang oleh kemampuan bayar dan profitabilitas korporasi yang tetap terjaga baik.

(ell)

No more pages