Ekspor Jam Tangan Swiss Lesu pada Mei akibat Gejolak Timur Tengah
News
18 June 2026 18:00

Allegra Catelli - Bloomberg News
Bloomberg, Ekspor jam tangan Swiss nyaris tidak mencatat pertumbuhan pada Mei setelah mengalami penurunan selama dua bulan berturut-turut, mengindikasikan bahwa industri tersebut mulai merasakan dampak dari konflik di Timur Tengah.
Total pengiriman naik 0,4% dalam nilai dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, didorong oleh pertumbuhan pada model berbahan dua logam (bimetalik). Sementara itu, penurunan terjadi pada segmen jam tangan berbahan logam mulia dan baja, menurut Federasi Industri Jam Tangan Swiss pada Kamis.
Dalam lima bulan pertama tahun ini, ekspor jam tangan Swiss turun 3,1%, tambah organisasi tersebut.
Selain memicu inflasi dan melemahkan sentimen konsumen, perang antara AS dan Israel melawan Iran juga mengganggu perjalanan udara ke Timur Tengah, sehingga menekan penjualan barang-barang mewah di toko bebas bea (duty-free).
Kawasan Teluk merupakan salah satu titik terang bagi produsen jam tangan Swiss tahun lalu, termasuk perusahaan seperti Rolex dan Swatch Group AG. Ekspor ke kawasan tersebut meningkat menjadi sekitar 2,6 miliar franc Swiss (US$3,3 miliar), dengan United Arab Emirates sendiri menyumbang lebih dari separuh totalnya.
Namun pada Mei, ekspor ke UEA — pusat penting perdagangan bebas bea — merosot 13,5%, menurut federasi tersebut.































