Logo Bloomberg Technoz

BI Sarankan Pemerintah Pacu Ekspor Selagi Harga Komoditas Tinggi

Mis Fransiska Dewi
18 June 2026 15:30

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo saat pertemuan tahunan Bank Indonesia di Jakarta, Jumar (28/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo saat pertemuan tahunan Bank Indonesia di Jakarta, Jumar (28/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengimbau pemerintah untuk mendorong aktivitas ekspor demi memanfaatkan tingginya harga komoditas dunia. Hal itu disampaikan Gubernur BI Perry Warjiyo dalam laporan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI yang berlangsung pada 17-18 Juni 2026

"Dari sisi eksternal, ekspor perlu terus didorong untuk memanfaatkan tingginya harga komoditas dunia, di tengah melambatnya prospek pertumbuhan ekonomi global," ujar Perry dalam Konferensi Pers Hasil RDG BI, Kamis (18/6/2026).

Dalam paparannya, Perry menjelaskan kondisi ekonomi Indonesia terjaga baik, didukung oleh permintaan domestik. Dalam hal ini, konsumsi pemerintah tumbuh tinggi, sesuai dengan realisasi program prioritas dan belanja pemerintah, terutama penyaluran gaji ke-13, serta penyaluran bantuan sosial untuk keluarga penerima bantuan.


Selain itu, konsumsi rumah tangga terjaga, didorong oleh dampak percepatan konsumsi pemerintah dan indeks keyakinan konsumen yang dianggap tetap baik. Kemudian, komponen investasi juga diklaim membaik, tercermin dari indeks manufaktur PMI yang berada di zona ekspansi, terutama di dukung investasi bangunan terkait proyek pemerintah.

"Ke depan, berbagai program stimulus pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat dan implementasi program prioritas terus dioptimalkan untuk mendorong sumber-sumber pertumbuhan dari permintaan domestik," kata Perry.