Lenovo Gali Utang Baru Rp35 T untuk Refinancing & Buyback Saham
News
18 June 2026 16:40

Bloomberg, Lenovo Group Ltd. berhasil menggalang dana segar US$2 miliar (setara Rp35,58 triliun) dari penjualan obligasi konversi dengan tenor tujuh tahun. Aksi obligasi konversi ini tercatat dua tahun setelah Lenovo menggalang dana dalam jumlah serupa dari dana kekayaan negara Arab Saudi.
Perusahaan asal Beijing, China yang berfokus membuat komputer dan server kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) ini menjual obligasi konversi tanpa kupon yang jatuh tempo pada 2033 dengan premi konversi sebesar 47,5% terhadap harga penutupan saham pada hari Rabu, demikian disebutkan dalam pengajuan ke bursa pada hari Kamis.
Lenovo telah menjajakan transaksi tersebut dengan premi konversi sebesar 40% hingga 50%, menurut ketentuan kesepakatan yang dilihat oleh Bloomberg News.
Lenovo berencana menggunakan dana tersebut untuk refinancing utang yang ada dan membiayai pembelian kembali atau buy back saham. Lenovo menetapkan harga pembelian kembali obligasi konversi 2029 yang ada sebesar 293,2% dari nilai pokok. Investor memiliki opsi put setelah empat tahun, sebagaimana tercantum dalam ketentuan kesepakatan. JPMorgan Chase & Co., HSBC Holdings Plc, BNP Paribas SA, dan DBS Group Holdings Ltd. bertindak sebagai penata kesepakatan.
Para investor menunjukkan minat yang melebihi alokasi yang tersedia hingga beberapa kali lipat, kata sumber yang mengetahui masalah ini.






























