Ia melanjutkan, elemen kedua adalah jaminan bahwa Iran tidak akan pernah mengejar, memproduksi, atau membeli senjata nuklir. Sedangkan elemen ketiga adalah kepatuhan terhadap isi perjanjian.
"Agar jelas, ini semua hanya akan terjadi jika Iran memenuhi janji mereka," tegas Vance.
Sang Wakil Presiden juga menekankan dampak ekonomi positif bagi para konsumen di AS yang selama berbulan-bulan terpukul oleh tingginya harga bahan bakar minyak (BBM).
"Saya rasa pesan utama saya kepada rakyat Amerika adalah 'terima kasih.' Berkat kesabaran Anda semua, saya rasa kita telah menyelesaikan masalah yang telah melanda negara ini selama beberapa dekade," tuturnya.
Ia menambahkan bahwa Trump "tentu saja sangat mengkhawatirkan" tingginya harga BBM belakangan ini. "Namun, apa yang akan bisa kita lakukan sekarang adalah menurunkan biaya energi, tidak hanya untuk saat ini tetapi juga untuk jangka panjang," pungkas Vance.
(del)



























