Logo Bloomberg Technoz

Ardhasena menambahkan, berkurangnya curah hujan pada musim kemarau juga berdampak terhadap kualitas udara. Minimnya hujan membuat polutan yang berada di atmosfer tidak tercuci secara alami sehingga berpotensi memperburuk kualitas udara, terutama di wilayah perkotaan seperti Jakarta.

Sementara itu, BMKG memprediksi fenomena El Niño akan mulai berkembang pada pertengahan 2026 dan berlanjut hingga awal 2027. Kendati demikian, BMKG belum merilis prakiraan resmi musim hujan 2026/2027 dan baru akan mengumumkannya pada Agustus mendatang.

Meski demikian, berdasarkan pola klimatologi normal, musim hujan yang dipengaruhi El Niño umumnya mengalami penurunan curah hujan secara akumulatif. Namun penurunan tersebut biasanya tidak terlalu signifikan karena jumlah hujan yang turun masih relatif mencukupi untuk berbagai kebutuhan, termasuk sektor pertanian.

"Musim hujan yang terdampak oleh El Niño itu biasanya secara total, akumulatif itu sedikit menurun. Tapi cenderung menurunnya itu terhadap jumlah yang masih cukup banyak. Jadi tidak begitu biasanya terhadap aktivitas-aktivitas yang membutuhkan curah hujan yang banyak seperti pertanian," terang Ardhasena.

Ia menambahkan, berdasarkan pola musim yang normal, sebagian besar wilayah Pulau Sumatera bagian barat diperkirakan mulai memasuki musim hujan pada Oktober. Wilayah tersebut meliputi sejumlah daerah di Sumatera hingga Jambi dan Sumatera Selatan yang lebih dahulu mendapatkan curah hujan dibandingkan wilayah lain di Indonesia.

(dec/del)

No more pages