Militer AS menyebut telah menembakkan rudal ke sejumlah target di Negeri Persia. Sementara Teheran menegaskan pihaknya punya kemampuan untuk melakukan serangan balasan.
Presiden AS Donald Trump menuding bahwa Iran sengaja memperlambat negosiasi perdamaian kedua negara. Sebagai informasi, perang di Timur Tengah sudah memasuki bulan keempat dan jalur pelayaran di Selat Hormuz masih ditutup.
Alhasil, harga energi melambung tinggi. Kemarin, harga minyak jenis brent ditutup naik 1,8% ke US$ 93,1/barel. Pagi ini, harga masih naik 2,39% ke US$ 95,32/barel.
Ketika harga energi tidak terkendali, maka inflasi akan ikut meninggi. Ini tentu membuat bank sentral di berbagai negara kesulitan untuk melonggarkan kebijakan moneter melalui penurunan suku bunga acuan. Malah opsi yang ada adalah pengetatan dengan menaikkan suku bunga.
Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas menjadi kurang menguntungkan saat suku bunga naik.
Analisis Teknikal
Jadi bagaimana prediksi gerak harga emas untuk hari ini? Apakah bakal turun lagi atau bisa bangkit berdiri?
Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas terseok-seok di zona bearish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 24.
RSI di bawah 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bearish. Bahkan kalau sudah di bawah 30, maka artinya sudah jenuh jual (oversold).
Adapun indikator Stochastic RSI 14 hari menegaskan posisi oversold tersebut. Sebab, sudah jatuh hingga ke angka nol.
Untuk perdagangan hari ini, harga emas sebenarnya berpeluang bangkit. Koreksi yang sudah lumayan dalam tentu akan melahirkan peluang technical rebound.
Cermati pivot point di US$ 4.268/troy ons. Dari situ, harga emas berpotensi menguji resisten US$ 4.370/troy ons yang menjadi Moving Average (MA) 10.
Target selanjutnya ada di rentang US$ 4.412-4.439/troy ons. Target paling optimistis adalah US$ 4.462/troy ons.
Namun kalau harga emas turun lagi, maka sepertinya ruang koreksi sudah makin terbatas. Target support terdekat rasanya ada di kisaran US$ 4.029-4.006/troy ons.
(aji)


























