Untuk mencapai posisi kapten, seorang pilot harus melalui jenjang karier bertahap, mengumpulkan jam terbang yang cukup, serta memenuhi berbagai persyaratan sertifikasi dan lisensi tambahan.
Karena tanggung jawabnya paling besar, kapten umumnya menerima kompensasi tertinggi dibanding posisi lain dalam kokpit.
Pilot Kargo
Pilot kargo bertugas mengoperasikan pesawat yang digunakan untuk mengangkut barang dan logistik.
Penerbangan kargo sering melayani rute internasional maupun wilayah yang tidak dilayani penerbangan komersial reguler. Profesi ini memberikan pengalaman operasional yang luas sekaligus peluang memperoleh jam terbang tinggi.
Copilot (First Officer)
Copilot atau first officer berperan sebagai pendamping kapten selama penerbangan.
Tugasnya meliputi pemeriksaan pesawat sebelum keberangkatan, pemantauan sistem penerbangan, komunikasi operasional, hingga mengambil alih kendali pesawat apabila diperlukan.
Posisi ini menjadi jalur utama sebelum promosi menuju jabatan kapten.
Pilot Komersial
Pilot komersial dapat bekerja di maskapai penerbangan, operator charter, maupun perusahaan penerbangan khusus lainnya.
Mereka menerbangkan berbagai jenis armada, mulai dari pesawat kecil hingga jet komersial berkapasitas besar.
Pilot Helikopter
Pilot helikopter bekerja di berbagai sektor seperti pariwisata, kepolisian, media, industri energi, hingga layanan evakuasi medis dan penyelamatan.
Meski berbeda dari pilot pesawat sayap tetap, profesi ini tetap menawarkan potensi pendapatan yang kompetitif tergantung pengalaman dan sektor industri yang dilayani.
Pilot Aerobatik
Pilot aerobatik merupakan pilot yang melakukan manuver udara khusus untuk pertunjukan penerbangan maupun demonstrasi pesawat.
Profesi ini membutuhkan lisensi tambahan dan pelatihan khusus karena tingkat kesulitannya yang tinggi.
Instruktur Penerbangan
Instruktur penerbangan bertugas melatih calon pilot baik dalam teori maupun praktik penerbangan.
Profesi ini banyak dipilih oleh pilot berpengalaman yang ingin tetap aktif di industri penerbangan tanpa harus menjalani jadwal terbang komersial yang padat.
Komponen Penghasilan Pilot
Pendapatan pilot tidak hanya berasal dari gaji pokok.
Secara umum, struktur kompensasi pilot terdiri dari:
-
Gaji pokok
-
Flight allowance berdasarkan jumlah jam terbang
-
THR
-
Bonus dan insentif
-
Tunjangan kesehatan
-
Asuransi kecelakaan kerja
-
Asuransi kehilangan lisensi terbang
-
Program pensiun
-
BPJS Kesehatan
-
BPJS Ketenagakerjaan
-
Penghargaan masa kerja
-
Penghargaan pensiun
Faktor yang Memengaruhi Gaji Pilot
Besaran gaji pilot dapat berbeda meskipun memiliki jabatan yang sama.
Beberapa faktor yang memengaruhi antara lain:
Kondisi Industri
Kondisi ekonomi dan kinerja industri penerbangan sangat memengaruhi struktur kompensasi yang ditawarkan maskapai.
Maskapai Tempat Bekerja
Maskapai besar dengan armada modern dan rute internasional umumnya menawarkan gaji lebih tinggi dibanding maskapai regional.
Jumlah Jam Terbang
Semakin tinggi jumlah jam terbang bulanan, semakin besar pula pendapatan yang diterima melalui flight allowance.
Pengalaman
Pilot senior memiliki peluang memperoleh gaji lebih tinggi serta penugasan penerbangan yang memberikan tunjangan tambahan.
Rata-Rata Gaji Pilot Berdasarkan Maskapai
|
Maskapai |
Kisaran Gaji per Bulan |
|
Garuda Indonesia |
Rp60 juta–Rp150 juta |
|
Lion Air |
Rp45 juta–Rp100 juta |
|
Sriwijaya Air |
Sekitar Rp50 juta |
|
Batik Air |
Rp30 juta–Rp40 juta |
|
Wings Air |
Rp8 juta–Rp25 juta |
|
Citilink |
Rp15 juta–Rp20 juta |
|
AirAsia Indonesia |
Sekitar Rp47,5 juta |
|
Pelita Air |
Rp4 juta–Rp9 juta |
|
Super Air Jet |
Rp20 juta–Rp25 juta |
|
TransNusa |
Rp15 juta–Rp20 juta |
Gaji Pilot Berdasarkan Jenjang Karier
|
Jabatan |
Kisaran Gaji |
|
Second Officer |
Rp15 juta–Rp20 juta |
|
First Officer (Copilot) |
Rp30 juta–Rp40 juta |
|
Kapten |
Mulai Rp50 juta |
Perbandingan Gaji Pilot di Berbagai Negara
|
Negara |
Rata-Rata Gaji per Bulan |
|
Swiss |
Rp237 juta |
|
Luksemburg |
Rp202 juta |
|
Amerika Serikat |
Rp182 juta |
|
Denmark |
Rp175 juta |
|
Belgia |
Rp169 juta |
|
Britania Raya |
Rp166 juta |
|
Kanada |
Rp154 juta |
|
Jerman |
Rp153 juta |
|
Australia |
Rp151 juta |
|
Norwegia |
Rp150 juta |
|
Singapura |
Rp102 juta |
|
Thailand |
Rp80,6 juta |
|
Malaysia |
Rp35,7 juta |
|
Filipina |
Rp24,1 juta |
|
Vietnam |
Rp19,7 juta |
Biaya Sekolah Pilot di Indonesia
Menjadi pilot membutuhkan investasi pendidikan yang tidak sedikit.
Beberapa sekolah penerbangan di Indonesia menawarkan biaya pendidikan mulai ratusan juta hingga miliaran rupiah.
Aero Flyer Institute
-
PPL: Rp298 juta
-
PPL + CPL + IR: Rp762 juta
-
PPL + CPL + IR + ME: Rp892 juta
Perkasa Flight School
-
Tes masuk: Rp10 juta
-
CPL + IR Single Engine: Rp840 juta
-
CPL + IR Multi Engine: Rp916 juta
Eagle Air Academy
-
CPL + IR + Multi Engine: Rp627 juta
-
CPL + IR + Single Engine: Rp505 juta
Genesa Flight Academy
-
CPL/ME: Rp650 juta
-
CPL/ME + IR: Rp757 juta
-
Pengesahan lisensi asing: Rp96 juta
-
PPL/FW + IR + CPL/H: Rp1,8 miliar
-
Type Rating AS365: Rp863 juta
-
IR: Rp153 juta
-
Lisensi helikopter: Rp382 juta
-
Paket multi mesin: Rp168 juta
-
PPL: Rp382 juta
Bali International Flight Academy (BIFA)
-
Biaya pendaftaran CPL: Rp750 ribu
-
Setoran awal: Rp15 juta
-
Asuransi: Rp12,5 juta
-
Biaya pendidikan: Rp310 juta
Biaya pendidikan pilot di Indonesia saat ini berkisar antara Rp650 juta hingga Rp1,8 miliar, tergantung sekolah dan program yang dipilih. Dengan potensi pendapatan yang dapat mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah per bulan, profesi pilot tetap menjadi salah satu karier dengan prospek finansial paling menarik di sektor transportasi udara.
(seo)































