Eks Waka BGN Sebut Lebih dari 20 Tokoh Titip Dapur MBG
Dovana Hasiana
10 June 2026 14:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) 2025-2026 Komisaris Jenderal (Purnawirawan) Sony Sanjaya sudah mengantongi lebih dari 20 nama besar yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025-2026.
Kuasa Hukum Sony, Krisna Mukti mengatakan, kliennya enggan memasang badan untuk melindungi nama-nama besar tersebut. Sebagai gambaran, Sony telah memberikan titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang merupakan mitra dari yayasan pengelola kepada sejumlah pihak. Namun, pihak-pihak yang telah mendapatkan titik dari Sony justru menjual dan menerima keuntungan.
"Misalkan dia memberikan titik ini 50 kepada A, 100 kepada B, 300 kepada C. Kemudian yang dibangun oleh A adalah 10, yang dibangun oleh B adalah 50, kemudian dibangun oleh C adalah 20, sisanya dijual. Lalu mereka mengatakan, mereka sebagai penanggung jawab daripada klien kami. Masa uangnya masuk ke mereka ini semua dibebankan kepada klien kita?," ujar Krisna kepada awak media, dikutip Rabu (10/06/2026).
Krisna mengatakan nama-nama tersebut bakal diungkap seiring kliennya mengajukan status sebagai justice collaborator atau pelaku yang membantu membongkar tindak pidana ke Kejaksaan Agung. Menurutnya, langkah ini dilakukan bukan sebagai upaya untuk menghindar dari permasalahan hukum, melainkan ingin kooperatif mengungkap peran dari pihak lain yang terlibat dalam program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
Meski demikian, Sony dan kuasa hukum mengeklaim 20 nama tersebut hanya sebagian dari keseluruhan tokoh yang diduga terlibat dalam praktik lancung ini. Belakangan, Sony membantah dengan sengaja meloloskan sejumlah yayasan pengelola SPPG demi kepentingannya sendiri. Menurut dia, banyak yayasan yang disetujui BGN merupakan titipan dari sejumlah nama atau tokoh besar di Indonesia.






























