Trump Sebut Dialog Damai Berlanjut Usai Bentrok Israel-Iran
News
09 June 2026 16:20

Kate Sullivan, Omar Tamo dan Eltaf Najafizada - Bloomberg News
Bloomberg, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengklaim adanya momentum positif menuju berakhirnya konflik dengan Iran. Klaim ini disampaikan setelah Trump memediasi penghentian saling serang antara Israel dan Republik Islam tersebut, guna meredam ketegangan yang sempat mengancam jalannya upaya perdamaian yang lebih luas.
"Kita sedang berada di tahap akhir dari apa yang akan menjadi kesepakatan yang sangat, sangat bagus," ujar Trump kepada para wartawan di New York pada hari Selasa (9/6). "Kita mungkin sudah bisa mendapatkan kejelasan dalam satu atau dua hari ke depan."
Pernyataan Trump ini meluncur beberapa jam setelah Iran dan Israel sepakat untuk menghentikan serangan satu sama lain, menyusul eskalasi mendadak di mana kedua negara saling melepaskan gelombang rudal balistik. Trump telah berulang kali menyebut adanya kesepakatan sementara untuk mengakhiri perang yang pertama kali pecah ketika AS dan Israel mulai membom Iran pada Februari lalu. Meskipun gencatan senjata secara umum telah berjalan sekitar dua bulan, kontak senjata sporadis antara AS, Iran, dan Israel masih terus terjadi. Kondisi ini menggarisbawahi tingginya risiko kembali terjadinya perang skala penuh jika kesepakatan damai permanen gagal dicapai.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pidato televisinya pada hari Senin menyatakan bahwa negaranya saat ini menahan diri untuk tidak menggempur Iran, namun ia menegaskan akan langsung membalas jika Teheran kembali menyerang. Di sisi lain, stasiun televisi lokal Israel N12 melaporkan bahwa operasi militer di Lebanon selatan—wilayah di mana Israel bertempur melawan milisi Hizbullah yang didukung Iran—akan tetap berlanjut dengan kekuatan penuh.































