Logo Bloomberg Technoz

"Pemerintah nasional tengah bergerak dan kami tidak akan meninggalkan Mindanao," tegas Presiden Ferdinand Marcos Jr. dalam pernyataan resminya. Langkah cepat ini diambil di tengah merosotnya popularitas Marcos di pulau selatan tersebut akibat perseteruan politik yang sedang berlangsung dengan Wakil Presiden Sara Duterte, yang merupakan tokoh asli asal Mindanao.

Selain itu, Marcos juga menginstruksikan seluruh instansi pemerintah terkait untuk segera mengambil tindakan darurat di lapangan, serta meliburkan aktivitas sekolah di seluruh wilayah terdampak di Mindanao hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Laporan menunjukkan kerusakan infrastruktur yang cukup luas di Pulau Mindanao. Sebagian bangunan di Kota General Santos dilaporkan ambruk, sementara sebuah pusat perbelanjaan di kawasan tersebut juga mengalami kerusakan, menurut media lokal. Pasokan listrik dan jaringan komunikasi turut terganggu.

“Restoran kami masih berdiri, tetapi hampir seluruh persediaan kami hancur,” kata Cathy Velez, karyawan sebuah restoran hidangan laut di General Santos dekat Teluk Sarangani. “Syukurlah semua pekerja selamat di rumah singgah karyawan.”

Gempa terjadi bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah untuk tahun ajaran baru di Filipina, sehingga para siswa harus dievakuasi. Sebuah rumah sakit juga terpaksa memindahkan pasien ke luar gedung.

“Kami telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah di wilayah pesisir untuk melakukan evakuasi darurat,” kata Rene Punzalan, Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Provinsi Sarangani, kepada stasiun radio DZBB. “Tidak ada listrik dan sinyal telepon hanya tersedia secara terbatas.”

Ia menggambarkan guncangan gempa tersebut sangat kuat.

“Rasanya seperti diayun dalam sebuah buaian,” ujarnya.

Pusat Penelitian Geosains GFZ Helmholtz sebelumnya melaporkan gempa berkekuatan magnitudo 8,1 dengan kedalaman 10 kilometer. Pusat Peringatan Tsunami Pasifik sempat mengeluarkan peringatan tsunami yang mencakup Indonesia, Filipina, Palau, Taiwan, dan Papua Nugini, namun kemudian menyatakan ancaman tersebut telah berlalu.

Pasar saham tidak terdampak oleh gempa tersebut. Indeks acuan Filipina turun 1% sejalan dengan pelemahan pasar regional, sementara aktivitas di ibu kota Manila berlangsung normal tanpa gangguan.

Aktivitas pemerintahan di sejumlah wilayah, termasuk Kota Davao, juga dihentikan sementara, menurut laporan media. Otoritas penerbangan sipil Filipina menghentikan sementara operasional Bandara General Santos, yang berdampak pada 17 penerbangan.

“Saya bahkan tidak bisa berdiri, guncangannya sangat kuat,” kata Tomas Alon, warga Kota General Santos, kepada DZBB. “Semua barang di rumah saya jatuh.”

Filipina merupakan salah satu negara yang paling rentan terhadap bencana alam di dunia. Negara tersebut kerap dilanda gempa bumi dan letusan gunung berapi karena berada di kawasan Cincin Api Pasifik, yakni jalur patahan seismik yang mengelilingi Samudra Pasifik.

“Mudah-mudahan besok kami bisa kembali beroperasi jika listrik sudah pulih,” kata Velez dari restoran tersebut.

(bbn)

No more pages