Terkait pasar surat utang negara, Purbaya menjelaskan bahwa pergerakan imbal hasil atau yield Surat Berharga Negara (SBN) tetap stabil di tengah ketidakpastian pasar keuangan global. Hal ini tercermin dari yield SBN tenor 10 tahun yang terjaga di level 6,68%.
Kemudian, selisih imbal hasil yield spread SBN terhadap obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) yang menjadi acuan atau US Treasury relatif rendah dibanding beberapa negara pasar berkembang. Hal ini menunjukkan risiko Indonesia relatif rendah.
(lav)
No more pages






























