Prabowo: Saya Percaya Demokrasi
Dovana Hasiana
08 June 2026 16:10

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto buka suara mengenai gelombang protes yang muncul sejak dilantik, adanya anggapan dari lembaga internasional mengenai kemunduran demokrasi serta perluasan peran militer di Indonesia.
Prabowo mengatakan tetap percaya pada demokrasi. Dia mengatakan demokrasi memang tidak sempurna, tetapi merupakan sistem terbaik dibandingkan semua alternatif yang tersedia.
“Oleh karena itulah saya mengikuti proses demokrasi. Saya mencalonkan diri sebagai presiden bukan sekali, bukan dua kali, melainkan lima kali sejak 2004. Pada 2004, 2009, 2014, 2019, dan baru menang pada 2024,” ujar Prabowo dalam wawancara dengan media Prancis, Atlantico, dikutip Senin (8/6/2026).
Sementara, Prabowo berdalih keterlibatan personel Kepolisian Republik Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia dilakukan karena masyarakat mengharapkan hasil yang cepat. Hal ini menyebabkan Kepala Negara meminta Kepolisian dan TNI untuk membantu mewujudkan hasil tersebut, mulai dari membangun kembali wilayah Sumatra setelah banjir, membangun jembatan, dan memastikan ketahanan pangan.
“Saya terbuka untuk berinteraksi dengan media. Mungkin saya adalah presiden Indonesia pertama yang duduk untuk wawancara tanpa naskah selama empat jam—bukan sekali, melainkan dua kali,” ujarnya.




























