Sementara itu, intensitas III hingga IV MMI terpantau di Morotai, Halmahera Utara, Kota Manado, Toli-Toli, dan Kepulauan Gorontalo Utara. BMKG juga mencatat guncangan dengan intensitas III MMI dirasakan di sejumlah wilayah lain seperti Batang Dua, Ternate, Halmahera Barat, Gorontalo, Halmahera Timur, Minahasa, Palu, Bitung, Bolaang Mongondow Timur, hingga Halmahera Tengah.
"Hingga pukul 10.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 20 aktivitas gempa susulan atau aftershock dengan magnitudo 3,9 sampai 6,7 dan gempa dirasakan berjumlah dua kali," kata Teuku.
Meski aktivitas gempa susulan masih berlangsung, BMKG memastikan ancaman tsunami telah berakhir. Berdasarkan hasil observasi muka air laut di sejumlah wilayah terdampak, tidak ditemukan lagi kenaikan muka air laut yang signifikan dan berpotensi membahayakan masyarakat.
"Dengan memperhatikan kondisi terkini terkait dengan hasil observasi di beberapa wilayah yang terdampak, tidak ada lagi kenaikan muka air laut signifikan yang membahayakan. Maka peringatan dini tsunami dinyatakan berakhir pada pukul 10.15.51 WIB," tegasnya.
Teuku menambahkan BMKG akan terus memantau perkembangan gempa susulan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, Basarnas, serta unsur TNI dan Polri yang bertugas dalam penanganan bencana. Ia juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti informasi resmi yang disampaikan melalui kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi.
(dec)































