Logo Bloomberg Technoz

Ketiga perusahaan, yang mendominasi pasar memori global, bersaing serius untuk mendapatkan bagian dari bisnis yang menguntungkan itu.

Vera Rubin, yang dijadwalkan dikirimkan pada kuartal ketiga tahun ini, kini telah diproduksi secara penuh, kata Huang selama pameran dagang Computex di Taiwan. Sistem baru ini dibangun di sekitar kluster CPU Vera dan inti grafis Rubin, yang dipadukan dengan terabytes HBM4 di setiap sistem server.

Memori hasil produksi SK Hynix. dok: Bloomberg

“SK Hynix diprediksi akan mengalami lonjakan penjualan dan laba yang signifikan berkat kesepakatan untuk memasok Nvidia dengan jajaran lengkap produk DRAM, memori bandwidth tinggi (HBM), dan solid-state drive (SSD),” terang tim dari Bloomberg Intelligence.

“Kemitraan pada bidang teknologi infrastruktur AI dengan Nvidia, yang diumumkan 7 Juni, bakal menguatkan posisi SK Hynix sebagai pemasok jangka panjang produk memori untuk berbagai platform AI,” jelas analis Masahiro Wakasugi Jake Silverman.

“Selain HBM untuk GPU pelatihan AI, SK Hynix kemungkinan akan memasok berbagai generasi HBM berikutnya untuk sistem inferensi AI. Penjualan DRAM untuk CPU dan SSD yang digunakan untuk menyimpan data inferensi diperkirakan akan tumbuh dalam beberapa tahun ke depan,” menurut pandangan BI.

“SK Hynix diperkirakan akan tetap menjadi pemasok utama untuk arsitektur PC berorientasi AI seperti Nvidia RTX Spark. Perjanjian pasokan jangka panjang memudahkan SK Hynix untuk memperluas kapasitas dan secara bertahap meningkatkan pangsa pasar.”

Chip buatan SK Hynix

Saham SK Hynix turun 10% pada hari Senin, sejalan dengan tren penjualan besar-besaran di sektor teknologi Asia. Saham perusahaan ini dan pesaingnya di sektor memori telah melonjak tajam selama setahun terakhir, didorong oleh melonjaknya harga chip.

SK Hynix dan rekan-rekannya berlomba-lomba memasok HBM ke Nvidia, yang kemudian berupaya keras untuk memasok akselerator yang dibutuhkan oleh perusahaan hyperscaler seperti Meta Platforms Inc. guna melatih dan mengoperasikan layanan AI.

Memori telah muncul sebagai “kemungkinan hambatan terberat” yang harus diatasi oleh industri teknologi, kata CEO Arm Holdings Plc, Rene Haas, pekan lalu.

“Bersama-sama, kita akan kembangkan generasi (chip) berikutnya dari memori untuk pabrik AI dan mendukung percepatan perluasan infrastruktur AI secara global — mulai dari pelatihan model terdepan hingga AI agen dan fisik,” kata Huang.

Huang sedang mendorong serangkaian produk dalam beberapa tahun mendatang, dan perusahaan-perusahaan Asia — termasuk perusahaan-perusahaan Korea Selatan — akan memainkan peran penting. Di Taipei, CEO Nvidia mengambil langkah yang tidak biasa dengan mengadakan jamuan makan malam bersama para mitra, termasuk Chairman SK Group Chey Tae-won. 

Chey Tae-won, chairman SK Group dan Jensen Huang, salah satu pendiri dan CEO Nvidia, di ajang Computex 2026 Taipei. dok: Lam Yik Fei/Bloomberg

Sejak tiba di Seoul beberapa hari terakhir, Huang makan malam dengan beberapa nama terkemuka di industri. Ia mengunjungi studio game Krafton Inc. dan NC Corp., dukungan mereka mungkin menjadi kunci untuk memastikan adopsi luas chip RTX Spark Nvidia — langkahnya memasuki ranah PC yang didominasi oleh Intel Corp. dan Advanced Micro Devices Inc.

Nvidia mengumumkan kerja sama pada hari Senin dengan nama-nama besar lokal selain SK Hynix. Perusahaan AS tersebut akan membantu SK Telecom Co. dan Naver Corp. membangun layanan cloud AI, serta bekerja sama dengan Doosan Group dalam bidang robotika.

(bbn)

No more pages