Logo Bloomberg Technoz

Dalam beberapa bulan terakhir, Presiden AS Donald Trump menunjukkan kejengkelan yang kian mendalam terhadap Leo XIV, yang merupakan paus asal Amerika pertama dalam sejarah. Sejak terpilih pada tahun 2025, sang Paus sebenarnya cenderung menjaga profil tetap rendah dan dinilai tidak sevokal pendahulunya, Paus Fransiskus, dalam isu-isu seperti migrasi.

Namun baru-baru ini, ia menjadi semakin kritis terhadap aksi militer pemerintahan Trump. Sikap tersebut memicu kecaman langsung dari Trump melalui media sosial. Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, yang merupakan sekutu Trump, bahkan sampai ikut campur dan menyebut makian Trump kepada Paus tidak dapat diterima—tindakan yang akhirnya membuat Meloni ikut menjadi sasaran amarah sang Presiden AS.

Pendekatan Paus Leo XIV dalam menghadapi pemerintah AS adalah dengan tetap mempertahankan prinsipnya, sembari berusaha tidak terjebak dalam aksi saling balas yang berkepanjangan dengan Trump. Saat ditanya mengenai tim mana yang akan didukungnya di Piala Dunia, ia memberikan jawaban yang sangat diplomatis.

"Saya tentu saja akan mendukung AS, meskipun saya tidak yakin berapa banyak pertandingan yang bisa saya tonton," jawabnya.

Ia juga menyebutkan bahwa Peru—negara yang ia cintai sejak masa-masa tugasnya sebagai misionaris—serta Italia, yang merupakan rumah bagi Vatikan, gagal lolos kualifikasi. Oleh karena itu, ia mengaku akan ikut memantau tim dari negara-negara yang lebih kecil.

Turnamen Piala Dunia musim panas ini menjadi salah satu ajang yang paling dinantikan dalam kalender olahraga dan biasanya membangkitkan semangat nasionalisme para penggemar. Namun tahun ini, kompetisi tersebut diselimuti oleh ketegangan geopolitik yang lebih besar dari biasanya.

AS, Meksiko, dan Kanada menjadi tuan rumah bersama turnamen yang berlangsung selama 39 hari di 16 kota tersebut. Namun, ketiga negara tetangga ini tengah berselisih dalam berbagai isu, mulai dari perdagangan, migrasi, hingga perdagangan narkoba.

Dalam perjalanan ini, Paus Leo akan mengunjungi Madrid, Barcelona, dan Kepulauan Canary. Berbeda dengan pendahulunya yang berasal dari Argentina, ia memilih untuk datang ke Spanyol.

Pada saat yang sama, penyanyi Puerto Rico Bad Bunny juga sedang berada di negara itu dan menarik kerumunan besar melalui rangkaian konser turnya.

Leo menunjukkan selera humornya ketika mengatakan bahwa sulit bersaing dengan popularitas sang bintang musik.

"Jika orang dihadapkan pada pertanyaan, 'Apakah Anda ingin menonton Bad Bunny atau ingin bertemu paus?' saya rasa banyak yang akan memilih Bad Bunny," katanya. "Tetapi saya pikir masih akan ada beberapa orang yang datang menemui paus. Dan itu sudah membuktikan sesuatu, bukan?"

Meski dukungannya terhadap tim nasional sepak bola Amerika Serikat terdengar tidak terlalu menggebu, ia memberikan jawaban tegas ketika ditanya soal rivalitas antara Real Madrid dan FC Barcelona.

"Itu sudah jelas, tetapi kalau saya mengatakannya..." ujarnya. "Paus mendukung semua tim, tetapi Prevost mendukung Real Madrid!"

(bbn)

No more pages