Logo Bloomberg Technoz

Kantor berita Korea Selatan, Yonhap, melaporkan dengan mengutip para pejabat pemerintah bahwa kunjungan Xi Jinping kemungkinan besar terwujud pada awal Juni. Jika terealisasi, ini akan menjadi perjalanan luar negeri pertama Xi pada tahun ini, setelah sebelumnya ia sempat menjamu Presiden AS Donald Trump dan Vladimir Putin di Beijing.

Kendati demikian, baik otoritas Korut maupun China sejauh ini belum mengumumkan rencana kunjungan tersebut secara formal.

Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, diduga secara tidak sengaja membocorkan persiapan menyambut Xi Jinping. Dugaan ini muncul setelah ia mengunggah sebuah video ke media sosial yang memperlihatkan tumpukan material bangunan di alun-alun tersebut saat dirinya melawat ke Korut pekan lalu.

Spekulasi kunjungan ini kian dipertegas oleh kehadiran Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, yang menemui Kim Jong Un dalam kunjungan perdananya ke Korut dalam enam tahun terakhir. Pertemuan tingkat tinggi ini dinilai banyak pihak sebagai langkah awal untuk mematangkan rencana kedatangan Presiden Xi Jinping.

Di sisi lain, Kim Jong Un juga sempat melakukan perjalanan luar negeri yang langka pada September lalu untuk menghadiri parade militer di Beijing. Dalam momen tersebut, ia tampak melempar senyum dan berjabat tangan erat dengan Xi Jinping dan Vladimir Putin. Pemimpin Korut tersebut secara jelas menunjukkan bahwa ia memandang negaranya sebagai pemain penting di panggung dunia, yang tercermin dari meningkatnya aktivitas diplomatik dalam beberapa bulan terakhir, kata Rachel Minyoung Lee, peneliti senior program 38 North di Stimson Center, Washington.

China selama bertahun-tahun menjadi mitra dagang terbesar sekaligus pendukung utama Korea Utara, dengan menyediakan jalur penyelamat ekonomi bagi negara tersebut yang terdampak sanksi internasional terkait program senjata nuklirnya.

(bbn)

No more pages