Logo Bloomberg Technoz

Selain memperluas deteksi dini, pemerintah pun diklaim terus memperkuat upaya pencegahan melalui imunisasi Hepatitis B bagi tenaga kesehatan (nakes), pemberian profilaksis antivirus bagi ibu hamil dengan Hepatitis B untuk mencegah penularan ke bayi, serta penerapan kebijakan Nutri-Level mulai 2026 guna membantu masyarakat mengendalikan konsumsi gula, garam, dan lemak yang menjadi faktor risiko penyakit hati akibat gangguan metabolik.

Dalam keterangan yang sama, Ketua Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia (PPHI) David Handojo Muljono mengatakan banyak kasus Hepatitis B kronis tak terdeteksi karena berlangsung tanpa gejala. Dia juga menyebut perluasan akses skrining dan pengobatan di layanan kesehatan primer menjadi amat penting untuk mencegah penyakit berkembang menjadi sirosis maupun kanker hati.

Kemenkes mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama dan menjadikannya sebagai kebiasaan tahunan untuk menjaga kesehatan. Menurut pemerintah, apabila dapat terdeteksi lebih dini, peluang sembuh jauh lebih besar.

“Melalui kegiatan ini kami juga menyediakan layanan skrining kesehatan hati berupa pemeriksaan HBsAg, anti-HCV, penilaian skor APRI, dan FibroScan. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan literasi masyarakat sekaligus memperkuat deteksi dini penyakit hati,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Andi Saguni.

(far)

No more pages