Logo Bloomberg Technoz

Perwakilan Manchester United menolak berkomentar. Keluarga Glazer juga tidak menanggapi permintaan komentar yang disampaikan melalui klub.

Setiap potensi penjualan diperkirakan akan menarik minat pembeli, termasuk pihak-pihak dari Timur Tengah serta individu-individu kaya di Amerika Serikat. Namun, calon pembeli kemungkinan harus membayar harga yang sangat tinggi untuk aset olahraga bergengsi seperti Manchester United, terutama di tengah biaya pendanaan untuk transaksi merger dan akuisisi (M&A) yang masih tinggi.

Saham Manchester United saat ini diperdagangkan di kisaran US$21 per saham di Bursa Efek New York, yang memberikan valuasi pasar sekitar US$3,6 miliar. Namun, nilai transaksi penjualan potensial kemungkinan jauh lebih tinggi karena hak suara yang melekat pada saham milik keluarga Glazer.

Avram Glazer dan Joel Glazer menjabat sebagai ketua eksekutif bersama klub. Saudara mereka, Kevin Glazer, Bryan Glazer, Darcie Glazer Kassewitz, dan Edward Glazer, juga duduk sebagai anggota dewan direksi.

Pembahasan terbaru keluarga Glazer terjadi sedikit lebih dari dua tahun setelah mereka menjual sekitar 29% saham Manchester United kepada Jim Ratcliffe. Transaksi itu memberikan miliarder Inggris sekaligus pendiri perusahaan kimia Ineos Group Holdings SA tersebut kendali atas operasional sepak bola klub.

Pada saat itu, anggota keluarga Glazer juga terpecah mengenai apakah mereka harus menjual sebagian atau seluruh klub. Mereka akhirnya memilih kesepakatan dengan Ratcliffe dibandingkan dengan penjualan penuh kepada kelompok investor kaya asal Qatar, yang saat itu menawarkan lebih dari £5 miliar (US$6,7 miliar) untuk Manchester United.

Juru bicara Ineos tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Kemarahan Suporter

Setiap penjualan Manchester United akan mengakhiri salah satu periode kepemilikan terpanjang dalam sepak bola kasta tertinggi Inggris — sekaligus salah satu yang paling kontroversial. Sejak hari pertama, keluarga Glazer menghadapi ketidakpercayaan dari para pendukung fanatik klub.

Almarhum Malcolm Glazer mengakuisisi Manchester United pada 2005 melalui skema pembelian berbasis utang (leveraged buyout) yang membebani klub bersejarah tersebut dengan utang besar. Pada awalnya, kesuksesan di lapangan di bawah kepemimpinan manajer legendaris Alex Ferguson membantu meredam kemarahan para penggemar. Namun, situasi mulai memburuk setelah Ferguson pensiun pada 2013.

Sejak saat itu, Manchester United silih berganti menunjuk manajer dan mendatangkan pemain-pemain bintang, tetapi hanya meraih segelintir trofi. Meskipun Jim Ratcliffe akhirnya masuk sebagai pemegang saham, Manchester United tetap mengalami kesulitan dan pada 2025 gagal lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade.

Hal tersebut memperkuat keyakinan sebagian suporter bahwa diperlukan perubahan kepemilikan yang lebih radikal. Situasi membaik pada paruh kedua musim lalu, yang berujung pada keberhasilan klub lolos ke Liga Champions UEFAyang sangat menguntungkan secara finansial. Pencapaian itu kemungkinan akan meningkatkan nilai Manchester United jika klub tersebut dijual.

Manchester United merupakan salah satu klub paling terkenal dan paling sukses dalam sepak bola dunia. Klub ini telah memenangkan rekor 13 gelar Liga Primer Inggris dan secara konsisten mampu menarik bintang-bintang terbesar sepak bola, termasuk Cristiano Ronaldo, Paul Pogba, dan Zlatan Ibrahimović.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir dominasi sepak bola Inggris lebih banyak beralih ke rival sekota mereka, Manchester City FC, yang telah meraih banyak gelar sejak diakuisisi investor Abu Dhabi pada 2008.

Manchester City baru saja memenangkan Piala Liga Inggris (Carabao Cup) dan Piala FA, tetapi kalah dalam perebutan gelar Liga Primer Inggris dari Arsenal FC, klub asal London yang didukung miliarder Amerika Stan Kroenke.

(bbn)

No more pages