Logo Bloomberg Technoz

Kepala Produk Meta Naomi Gleit mengatakan paket subscription baru tersebut akan menawarkan fitur tambahan bagi pengguna, kreator, dan pelaku bisnis di seluruh aplikasi Meta.

“Paket berlangganan menawarkan cara yang lebih kaya untuk mengekspresikan dan terhubung di seluruh aplikasi kami,” ujar Gleit.

Langkah monetisasi baru ini muncul setelah Meta meningkatkan agresivitas investasi AI. WSJ melaporkan perusahaan berencana menggelontorkan belanja modal hingga US$145 miliar tahun ini atau sekitar Rp2.363 triliun, terutama untuk pembangunan pusat data AI dan pembelian cip. 

Meta juga diketahui memangkas sekitar 10% tenaga kerjanya dalam beberapa waktu terakhir sebagai bagian dari efisiensi biaya untuk menopang ekspansi AI perusahaan. 

Investor merespons positif strategi tersebut. Saham Meta tercatat menguat sekitar 3,7% setelah pengumuman subscription diumumkan ke publik.

(mef/ros)

No more pages