Penghargaan ini menandai langkah konkret pertama dari upaya Administrator NASA Jared Isaacman untuk memacu badan antariksa tersebut dalam membangun pangkalan bulan di permukaan bulan, sebuah komponen kunci dari ambisi antariksa nasional Presiden Donald Trump.
Saham Intuitive Machines Inc., perusahaan yang berbasis di Texas dan tidak terpilih untuk membangun rover masa depan, anjlok menyusul berita tersebut, meskipun perusahaan tersebut memiliki sejumlah kontrak untuk mengirimkan pendaratnya ke Bulan atas nama NASA.
Intuitive Machines menjadi perusahaan pertama yang berhasil mendaratkan pesawat ruang angkasa komersial dalam kondisi utuh di permukaan Bulan pada tahun 2024, namun pendaratnya terbalik saat proses pendaratan, sehingga membatasi durasi misi secara keseluruhan di permukaan Bulan. Upaya pendaratan kedua oleh perusahaan tersebut pada Maret 2025 juga terbalik dan memaksa misi dihentikan lebih awal.
Pada bulan Maret, Isaacman memaparkan rencana badan antariksa tersebut untuk menginvestasikan lebih dari US$20 miliar selama tujuh tahun ke depan guna membangun pangkalan di bulan, tempat para astronot dapat tinggal dan bekerja. Kerangka kerja tersebut mencakup peluncuran armada pendarat, rover, drone, pembangkit listrik, dan perangkat keras penting lainnya selama dekade mendatang.
Fase pertama akan mencakup 25 peluncuran, 21 pendaratan, dan akan mengantarkan empat ton muatan ke permukaan bulan, kata García-Galán.
“Kami telah bekerja untuk menyelaraskan semua sumber daya badan antariksa di seluruh NASA guna mewujudkan tujuan membangun pangkalan bulan ini,” kata García-Galán dalam konferensi pers pada Selasa.
Rencana ini juga terintegrasi ke dalam program Artemis NASA yang sedang berjalan, yang bertujuan untuk mengirim manusia kembali ke bulan dalam beberapa tahun ke depan. Melalui misi Artemis II pada bulan April, badan antariksa tersebut berhasil mengirim empat astronot mengelilingi bulan untuk menguji perangkat keras pesawat ruang angkasa yang akan digunakan untuk mendaratkan manusia di bulan paling cepat pada tahun 2028.
Pengumuman tersebut muncul setelah NASA mengumumkan reorganisasi struktur internalnya pada hari Jumat, yang mencakup penggabungan berbagai departemen dan promosi pejabat ke jabatan baru, guna memfokuskan “sumber daya pada tujuan-tujuan paling mendesak yang hanya dapat ditangani oleh NASA,” kata Isaacman dalam sebuah pernyataan.
(bbn)






























