Teknologi layar ini memadukan substrat kaca dengan enkapsulasi film tipis, sehingga menawarkan peningkatan kecerahan, kontras, dan efisiensi daya dibandingkan model MacBook Pro saat ini. Pada teknologi layar sebelumnya berupa LCD (liquid crystal display) dengan lampu latar mini-LED (light-emitting diode).
2. Layar Sentuh
MacBook Ultra ini diharapkan menjadi Mac pertama yang mendukung input sentuh langsung di layar. Hal ini dinilai merupakan perubahan penting dari posisi lama Apple yang menentang menghadirkan fungsionalitas layar sentuh ke Mac.
Sebelumnya, Apple bereksperimen dengan kontrol sentuh melalui OLED Touch Bar pada model MacBook Pro lalu, tetapi fitur tersebut akhirnya dihentikan seusai mendapat sambutan hangat.
Daripada memposisikan MacBook Pro sebagai perangkat yang berfokus pada sentuhan seperti iPad, raksasa teknologi tersebut dilaporkan berencana untuk membiarkan pengguna berpindah antara sentuhan dan trackpad tradisional atau input mouse di seluruh sistem.
Akan tetapi, hal ini memerlukan pembaruan pada macOS agar lebih ramah sentuhan dan pengguna dilaporkan bakal dapat mengetuk atau mengeklik elemen di layar, serta kontrol akan berubah berdasarkan metode masukan. Jika pengguna mengetuk item bilah menu, misalnya, ini bakal menampilkan serangkaian kontrol lebih besar yang dioptimalkan untuk sentuhan.
3. Desain Lebih Tipis
Selain itu, Mark Gurman telah melaporkan bahwa Apple sedang berupaya untuk membuat OLED MacBook Pro jauh lebih tipis, sebagai bagian dari rencana perusahaan untuk menciptakan “produk tertipis dan paling ringan dalam kategorinya di seluruh industri teknologi”.
Dia menambahkan bahwa terdapat kemungkinan besar bahwa model MacBook Pro berikutnya akan mewakili “perombakan sesungguhnya” pada laptop, berkat kombinasi layar OLED dan desain yang lebih tipis.
4. Dynamic Island
MacBook Pro OLED Apple yang amat dinantikan ini dapat menghilangkan kedudukan sekarang untuk potongan tampilan yang berpotensi serupa dengan Dynamic Island iPhone, menurut Bloomberg. Langkah seperti itu akan mencerminkan evolusi iPhone milik Apple.
Seperti halnya iPhone, Dynamic Island di Mac bakal bersifat interaktif dan akan diperluas secara kontekstual berdasarkan aplikasi atau fitur yang digunakan. Perubahan ini harus mengatasi keluhan lama pengguna tentang notch, yang secara fisik masuk ke menu bar macOS.
5. Prosesor M6
Terakhir, model MacBook Pro yang didesain ulang tersebut diharapkan memiliki chip M6 Pro dan M6 Max, yang dapat mengadopsi kemasan baru berdasarkan proses 2nm TSMC. Di mana memungkinkan komponen seperti CPU, GPU, DRAM, dan Neural Engine terintegrasi lebih erat.
Berdasarkan arah industri, Apple kemungkinan bakal memasarkan prosesor secara besar-besaran yang dioptimalkan untuk alur kerja kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
(wep)
































