Berdasarkan data Bloomberg, IHSG merah sendirian dari banyaknya Bursa Asia yang menghijau sepanjang hari, KOSPI (Korea Selatan), KOSDAQ (Korea), TAIEX (Taiwan), NIKKEI 225 (Jepang), TOPIX (Jepang), PSEI (Filipina), SETI (Thailand), CSI 300 (China), SENSEX (India), dan KLCI (Malaysia), dengan keberhasilan menguat masing–masing mencapai 8,43%, 4,72%, 3,37%, 3,33%, 1,89%, 0,95%, 0,36%, 0,32%, 0,08%, dan 0,04%.
Menguat dan melesatnya Bursa Asia tersengat sentimen yang datang dari global, investor merespons positif pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut negosiasi antara AS dan Iran telah memasuki tahap final.
Hal ini memunculkan harapan segera pulihnya aliran energi melalui Selat Hormuz yang strategis.
Trump juga menyatakan kesepakatan akan tercapai atau “Kami akan melakukan beberapa hal yang agak tidak menyenangkan, tetapi semoga itu tidak terjadi,” menurut laporan White House pool, seperti yang dilaporkan Bloomberg News.
Iran disebut tengah meninjau rancangan terbaru proposal AS sebagai tanggapan atas proposal 14 poin dari Teheran, dan belum memberikan respons resmi, menurut laporan Tasnim.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menulis di platform X, Iran telah “mengeksplorasi setiap jalan untuk menghindari perang,” serta menambahkan “semua jalur tetap terbuka dari pihak kami.”
Pasar juga mulai mengurangi taruhan terhadap Bank Sentral AS (Federal Reserve/The Fed) yang dinilai bakal menaikkan suku bunga hingga tutup tahun. Kendati demikian, mereka masih memperkirakan langkah berikutnya dari The Fed, berbeda dengan ekspektasi beberapa kali pemangkasan sebelum AS menyerang Iran pada Februari silam.
Investor secara konsisten mulai memperhitungkan potensi terjadinya de–eskalasi mendadak, termasuk skenario kesepakatan di mana Iran bersedia membuka kembali jalur pelayaran utama tersebut dan mencairkan jutaan barel minyak yang saat ini tertahan di Teluk Persia.
Mengutip Phillip Sekuritas Indonesia dalam riset terbarunya, Bursa Asia menguat mengikuti Bursa Wall Street yang semalam melesat lebih dari 1% seiring dengan meningkatnya harapan konflik di Timur Tengah dapat segera selesai.
“Presiden AS Donald Trump mengatakan AS sudah berada di tahap akhir untuk mencapai kesepakatan damai dengan Iran. Selain itu, beberapa kapal tanker diberitakan sedang bergerak untuk melintasi Selat Hormuz,” jelas Phillip, Kamis.
(fad)





























