Tertekan Kondisi Rupiah, Permintaan Lelang Sukuk Turun
Redaksi
20 May 2026 10:25

Bloomberg Technoz, Jakarta - Lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) alias sukuk kemarin (19/5/2026) mengirim sinyal kehati-hatian. Sepertinya alarm risk-off investor semakin nyaring terhadap aset berdenominasi rupiah.
Melansir data lelang Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), total penawaran yang masuk turun lebih dari 11% menjadi Rp18,79 triliun dari lelang sebelumnya (5 Mei) sebesar Rp21,19 triliun.
Turunnya penawaran yang masuk mengindikasikan adanya sikap investor yang mulai mengurangi eksposur dan lebih selektif menempatkan dana di instrumen obligasi pemerintah RI.
Di saat yang sama, hampir seluruh seri mengalami kenaikan yield. PBS030 misalnya, naik menjadi 6,54% dari sebelumnya 6,42%, sementara PBS040 naik menjadi 6,6% dari sebelumnya 6,48%. Bahkan, seri tenor panjang seperti PBS038 ikut terkerek naik mendekati 6,87%.
Kenaikan yield dalam lelang sukuk kali ini mengindikasikan bahwa investor meminta premi risiko lebih tinggi untuk mempertahankan uangnya di pasar domestik.























