Logo Bloomberg Technoz

Kelesuan Rupiah Bayangi Lelang Sukuk Hari Ini

Redaksi
19 May 2026 09:06

Ilustrasi surat utang syariah (Dok. Ist)
Ilustrasi surat utang syariah (Dok. Ist)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah kembali menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) alias sukuk pada hari ini, Selasa (19/5/2026). Di tengah kondisi rupiah yang penuh tekanan, lelang hari ini tampaknya akan jadi ujian bagi pasar surat utang domestik. 

Sebab, dalam situasi rupiah yang melemah tajam, investor sepertinya tak lagi cuma menghitung berapa imbal hasil yang bisa mereka kantongi, tetapi juga memperhitungkan risiko depresiasi mata uang, serta potensi volatilitas global yang mungkin akan berlangsung lebih lama. 

Melansir data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), pemerintah kembali menawarkan sebanyak 8 seri SBSN, terdiri dari 3 SPN-S tenor pendek, dan 5 seri PBS tenor menengah hingga panjang, termasuk seri green sukuk PBSG002. 

Lelang sukuk 19 Mei 2026. (DJPPR)

Secara nominal, target indikatif tetap dipertahakan sebesar Rp12 triliun. Pemerintah sepertinya memilih bersikap lebih hati-hati dibanding agresif dalam mengejar pembiayaan. 

Sikap tersebut kemungkinan besar mengindikasikan adanya kesadaran bahwa kondisi pasar saat ini belum cukup kondusif untuk penyerapan besar-besaran. Apalagi, kemarin di pasar obligasi global terjadi aksi jual yang cukup masif. Surat utang pemerintah Jepang, AS, hingga negara di kawasan Asia mengalami kenaikan imbal hasil akibat kekhawatiran terjadinya inflasi global.