Logo Bloomberg Technoz

“Jadi belum sampai US$100 lah [rata-rata ICP sepanjang tahun berjalan], dan belum ada kenaikan. [Harga BBM bersubsidi] tidak akan naik insyaallah ya, doa ini ya. Tidak akan kita naikkan subsidi BBM,” ungkap Bahlil.

Penetapan ICP terbaru disahkan dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 203.K/MG.03/MEM.M/2026 tentang Harga Minyak Mentah Bulan April 2026. 

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman menjelaskan kenaikan ICP April dipengaruhi oleh dinamika di pasar minyak dunia.

Menurutnya, kenaikan harga minyak mentah utama di pasar internasional pada April 2026 secara umum dipengaruhi oleh meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah—khususnya konflik antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran — yang memicu kekhawatiran terhadap gangguan pasokan minyak global.

“Peningkatan harga minyak mentah pada April 2026 dipengaruhi oleh berlanjutnya eskalasi konflik geopolitik yang meningkatkan risiko gangguan suplai minyak dunia, terutama terkait dengan kondisi di kawasan Timur Tengah dan Selat Hormuz,” ujar Laode dalam keterangan tertulis, Selasa (19/5/2026).

Laode membeberkan berbagai perkembangan sepanjang April 2026 turut memberikan tekanan terhadap pasar minyak dunia; mulai dari gejolak Selat Hormuz, blokade Pelabuhan Iran oleh AS, hingga serangan terhadap infrastruktur energi di kawasan Timur Tengah.

Selain faktor geopolitik, pertumbuhan ekonomi China pada kuartal I-2026 yang mencapai 5% secara tahunan turut memberikan sentimen positif terhadap permintaan minyak dunia.

Anggaran subsidi dan kompensasi energi Indonesia pada 2026 dipagu senilai Rp381,3 triliun untuk BBM, gas minyak cair atau liquefied petroleum gas (LPG) 3 kg, dan listrik.

Adapun, realisasi serapan anggaran subsidi dan kompensasi energi per April 2026 telah mencapai Rp153,1 triliun, yang mencakup 4,7 juta kiloliter BBM bersubsidi.

(wdh)

No more pages